Penampilan Sekaa Gong Kencana Wiguna, Banjar Kehen Kesiman, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Duta Kota Denpasar, pada ajang Wimbakara (Lomba) Beleganjur Remaja Pesta Kesenian Bali (PKB) XVIII tahun 2026, di Arda Chandra, Art Center, Jumat (19/6) malam. (Foto: HumasDps)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Karya garapan apik bertajuk Reng Roh menjadi persembahan menawan Sekaa Gong Kencana Wiguna, Banjar Kehen Kesiman, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Duta Kota Denpasar, pada ajang Wimbakara (Lomba) Beleganjur Remaja Pesta Kesenian Bali (PKB) XVIII tahun 2026, di Arda Chandra, Art Center, Jumat (19/6) malam.
Penampilan Duta Kesenian Kota Denpasar ini disaksikan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, dan tamu undangan lainnya.
Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I Wayan Narta, didampingi Koordinator I Gede Arimbawa, menjelaskan secara umum bahwa garapan Reng Roh adalah karya komposisi balaganjur sebagai media pemuliaan jiwa yang suci, bersifat murni, abadi, dan merupakan sumber kehidupan makhluk hidup. Pemuliaan jiwa dalam konteks ini lebih ditekankan pada kebahagiaan semasa hidup melalui berbagai kegiatan yang dijalani sang jiwa.
"Karya Reng Roh mengelaborasi unsur musik seperti; melodi, tempo dinamika, ritme, timbre serta olahan vokal yang ditata dalam sajian gerak atraktif dan teatrikal sebagai gambaran pemuliaan sang jiwa ketika hidup," jelas Wayan Narta.
Lebih jauh, ia mengemukakan bahwa kearifan musik Kesiman, seperti sesandaran dan ancag-ancagan, juga menjadi inspirasi dalam pengolahan instrumen serta unsur musik pada karya yang ditampilkan malam ini. Penataan gerak, lanjut Wayan Narta, terinspirasi dari konsep mebraya/gotong royong, seperti matetekan dan metandingan sebelum upacara keagamaan berlangsung, serta kegiatan kesenian di masyarakat, seperti megambel dan menari. Perpaduan dari pengolahan musikal dan gerak menghasilkan harmoni serta inovasi, sehingga karya yang kreatif, ekspresif, dan atraktif dapat terbentuk.
"Persiapan yang kami lakukan untuk menampilkan karya Reng Roh ini telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Semoga penampilan kami ini bisa Jayanti pada PKB XVIII tahun 2026 ini," harapnya.
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap penampilan Sekaa Baleganjur Kencana Wiguna, Banjar Kehen Kesiman, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, yang dinilainya tampil sangat maksimal dan luar biasa pada malam itu. Tak hanya itu, Jaya Negara juga mengaku bangga terhadap semangat berkesenian seniman Denpasar yang mengutamakan regenerasi, sebagai sebuah upaya melestarikan warisan kebudayaan leluhur.
"Astungkara penampilan adik-adik Sekaa Baleganjur Kencana Wiguna Banjar Kehen malam ini, akan membawa hasil yang luar biasa juga. Konsep garapan yang dibawakan sangat apik. Semoga tahun ini duta Kota Denpasar bisa mendapatkan juara," ujar Jaya Negara. (HumasDps/Win)