Bupati Kembang Hartawan foto bersama dengan penerima hibah kepada 107 kelompok masyarakat melalui dua organisasi perangkat daerah (OPD) dengan total nilai mencapai lebih dari Rp3,5 miliar, Kamis (25/6/2026), di Rumah Jabatan Bupati Jembrana. (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Pemerintah Kabupaten
Jembrana menyalurkan dana hibah kepada 107 kelompok masyarakat melalui dua
organisasi perangkat daerah (OPD) dengan total nilai mencapai lebih dari Rp3,5
miliar.
Dana hibah tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara
optimal untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat serta mendorong
partisipasi swadaya dalam pembangunan, Kamis (25/6/2026) di Rumah Jabatan
Bupati Jembrana.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda
Kabupaten Jembrana, I Ketut Armita, menjelaskan bahwa hibah yang disalurkan
melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jembrana diberikan kepada
99 kelompok dengan total nilai sekitar Rp3 miliar. Sementara itu, melalui Badan Kesatuan Bangsa
dan Politik (Kesbangpol) Jembrana, hibah disalurkan kepada delapan kelompok
dengan total nilai Rp548 juta.
Menurutnya, seluruh penerima hibah wajib melaksanakan
kegiatan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.
Selain itu, laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah harus disampaikan
paling lambat pada Desember 2026.
“Penerima hibah diharapkan melaksanakan kegiatan sesuai
dengan RAB yang telah ditetapkan. Seluruh laporan pertanggungjawaban penggunaan
dana hibah paling lambat disampaikan pada Desember 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan
mengingatkan agar dana hibah yang diterima dapat dikelola secara baik,
transparan, dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa akuntabilitas penggunaan
dana menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap penerima bantuan.
“Pertanggungjawabkan dana yang sudah diterima dengan baik,
sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan,” tegasnya.
Bupati juga mengakui bahwa besaran hibah yang diberikan
belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan yang diajukan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan semangat gotong
royong dan swadaya dalam mewujudkan program yang telah direncanakan.
“Mengingat bantuan ini belum mampu menutupi seluruh
kebutuhan, saya sangat berharap kita dapat saling mendukung melalui swadaya
masyarakat,” ungkapnya. (Prokopim Jembrana)
