Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk "Berbelanja dan Berbagi" yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Bangli, Rabu (8/7). (Foto: HumasDps)
BANGLI, PERSPECTIVESNEWS – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk "Berbelanja dan Berbagi" yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Bangli, Rabu (8/7).
Kegiatan strategis ini turut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Bupati Kabupaten Bangli I Wayan Diar, serta jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Sagung Antari Jaya Negara turut menyerahkan bantuan berupa 10 tas belanja kepada 10 orang penerima dari masyarakat Kabupaten Bangli. Tas tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok dan produk hasil belanja dari pelaku Industri Kecil Menengah (IKM)/Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pedagang lokal yang berpartisipasi dalam Pasar Rakyat.
Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali merupakan program yang memberikan manfaat ganda, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan transaksi produk lokal sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Selain dapat berbelanja produk masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi dan mempererat rasa kebersamaan antar daerah di Bali. Program seperti ini sangat positif karena mampu menggerakkan UMKM sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menjelaskan bahwa Pasar Rakyat merupakan gagasan yang telah dimulai pada periode kepemimpinannya tahun 2018–2023 sebagai wadah berkumpulnya seluruh pengurus TP PKK kabupaten/kota se-Bali setiap bulan melalui kegiatan yang produktif.
Menurutnya, pada periode kedua ini pelaksanaan Pasar Rakyat mendapat dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Bali sehingga Kabupaten/Kota yang mendapat giliran hanya menyediakan tempat, menghadirkan pedagang, IKM, dan masyarakat yang kurang mampu untuk dibagikan hasil belanjaan dari Tim PKK Provinsi Bali maupun kabupaten/kota. Rata-rata dukungan anggaran untuk setiap penyelenggaraan mencapai sekitar Rp200 juta.
"Harapan kami, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota, nilai transaksi yang dihasilkan mampu melampaui biaya penyelenggaraan. Bahkan para pelaku usaha kuliner, pertanian, dan IKM dapat meraih omzet hingga lebih dari Rp500 juta dalam satu hari. Ini menjadi upaya nyata menggerakkan roda perekonomian masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan, tema "Berbelanja dan Berbagi" diwujudkan melalui pembelian produk-produk lokal oleh seluruh TP PKK kabupaten/kota yang kemudian dibagikan kepada masyarakat yang telah dipilih oleh TP PKK Kabupaten Bangli. Selain itu, TP PKK Provinsi Bali juga menyalurkan 200 paket bantuan yang terdiri atas beras, telur, dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat.
Ny. Putri Koster berharap program Pasar Rakyat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh TP PKK kabupaten/kota, minimal dua bulan sekali, dengan menghadirkan langsung para produsen sehingga masyarakat memperoleh produk berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus memperkuat daya saing IKM/UMKM lokal.(Ayu/humas.dps)