Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menghadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di area parkir Puta Rambutsiwi, Sabtu (18/7/2026) (Foto: Prokopim Jembrana)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS - Peringatan Hari Koperasi
Nasional ke-79 di Kabupaten Jembrana tidak hanya menjadi ajang refleksi sosial
dan lingkungan, tetapi juga momentum besar untuk mendorong koperasi lokal
merambah dunia digital.
Berpusat di area parkir Pura Rambutsiwi pada Sabtu (18/7/2026),
acara bertema "Jembrana Bersih, Koperasi Sehat, Anggota Sejahtera"
ini memadukan aksi social seperti bersih-bersih sampah, penanaman pohon, dan
layanan kesehatan gratis dengan seruan kuat untuk memodernisasi ekonomi
kerakyatan.
Hadir langsung dalam acara tersebut Bupati Jembrana I Made
Kembang Hartawan bersama Ketua DPRD Ni Made Sri Sutharmi. Di hadapan ratusan
insan koperasi yang memadati lokasi, Bupati Kembang menegaskan bahwa filosofi
gotong royong koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi digital yang
inklusif.
"Kalau kita ingin maju pesat maka kita harus jalan
bersama-sama. Dan itulah sejatinya filosofi koperasi. Berjalan bersama-sama,
bergandengan tangan untuk saling menguatkan," ujarnya.
Namun, berjalan bersama saja tidak lagi cukup di era saat
ini. Bupati Kembang menyoroti tantangan modernisasi dan tren keviralan di media
sosial. Ia menegaskan bahwa koperasi tidak boleh lagi gagap teknologi.
Pola pendekatan konvensional dari pintu ke pintu kini wajib
diakselerasi dengan pemanfaatan platform digital dan media sosial guna meraih
pasar yang lebih luas dan mempertahankan kepercayaan publik.
Koperasi masa kini dituntut menjadi urat nadi perekonomian
Jembrana yang modern, yang mampu mengangkat derajat para petani, pedagang
kecil, dan nelayan melalui ekosistem digital yang transparan.
"Di era kekinian, anak muda kalau berbelanja sekarang
gemar menggunakan aplikasi. Koperasi harus bisa juga menyesuaikan. UMKM
sekarang, semua penjualan lewat online. Kita harus juga bisa! Koperasi harus
modern, koperasi harus upgrade. Anggota direkrut yang betul-betul memahami
administrasi dan teknologi," tegas Bupati Kembang.
Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan HUT Koperasi ke-79
Kabupaten Jembrana, Gede Nastra, menyampaikan laporan terkait perkembangan
positif gerakan koperasi di Bumi Makepung. Berdasarkan data terkini, dari total
354 koperasi yang tercatat di Kabupaten Jembrana, sebanyak 288 koperasi
dinyatakan dalam kondisi sehat.
"Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar koperasi di
Kabupaten Jembrana masih sangat mampu menjalankan kegiatan usahanya dengan
baik, memberikan pelayanan optimal kepada anggota, serta berkontribusi nyata
dalam derap pembangunan daerah," ungkap Gede Nastra.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang
setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana, Dewan Koperasi
Indonesia (Dekopinda) Jembrana, serta seluruh instansi terkait atas bimbingan
dan dukungan moral yang terus mengalir. Secara khusus, ia menyoroti dampak
positif dari kebijakan strategis Pemkab Jembrana terkait penyaluran dana
talangan atau dana pinjaman daerah.
"Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya
kepada Bapak Bupati dan semua ASN di Jembrana. Dengan cairnya dana talangan
atau dana pinjaman daerah tersebut, koperasi kini mampu menyerap hasil panen
wilayah subak secara optimal. Di sisi lain, pelayanan terhadap ASN juga
berjalan baik melalui penyaluran beras lokal, sehingga mampu meningkatkan
pendapatan, Sisa Hasil Usaha (SHU), serta memajukan keberadaan Koperasi Unit
Desa (KUD) di Jembrana secara berkelanjutan," pungkasnya. (Prokopim
Jembrana)
