Ny. Putri Koster, hadir secara langsung Pentas (Adilango) Musika Jani, di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, pada Jumat (17/7) malam. (Foto: Humas-Prov. Bali)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Gelaran Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 kembali menyuguhkan pertunjukan yang memukau. Pada Jumat (17/7) malam, Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, dipenuhi energi musik luar biasa dalam pentas bertajuk “Bintang 5 Musika Jani” yang dipersembahkan oleh Sanggar Rareangon Sejati.
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, hadir secara langsung untuk menyaksikan perhelatan yang menjadi bagian dari program Pentas (Adilango) Musika Jani tersebut. Musika Jani kini telah menjadi ruang ekspresi vital bagi para musisi untuk menampilkan karya-karya modern yang tetap membawa sentuhan khas Bali. Antusiasme penonton pun terlihat jelas saat deretan musisi dan grup ternama tampil bergantian di atas panggung, di antaranya; Lolot, Bintang, Leeyonk Sinatra, Joni Agung & Double T, Radio Koplo, State of Mind, Hottdog, Soullast Band, dan Six Aura Band.
Sejak dimulai pukul 18.00 WITA, acara ini sukses menyedot perhatian ribuan masyarakat dan pecinta musik yang memadati tribun Panggung Terbuka Ardha Candra. Sajian musik yang variatif, mulai dari genre rock, pop, hingga nuansa etnik modern, berhasil menciptakan atmosfer hiburan yang dinamis sekaligus artistik. Kehadiran ribuan penonton pun semakin menambah kemeriahan acara bertabur bintang tersebut.
Festival Seni Bali Jani (FSBJ) sendiri merupakan ajang tahunan yang fokus pada pengembangan seni modern dan kontemporer di Bali. Festival ini hadir sebagai ruang alternatif bagi para seniman untuk berkreasi lebih bebas setelah selesainya Pesta Kesenian Bali, tanpa meninggalkan akar budaya lokal.
Tahun ini, FSBJ VIII mengusung tema “Kembara Sukma Atma Kerthi”, yang menjadi simbol perjalanan spiritual dan kreativitas seni menuju nilai-nilai yang lebih luhur. Festival ini diharapkan mampu menjadi wadah tumbuhnya talenta muda sekaligus memperkuat eksistensi seni Bali di tengah perkembangan zaman.
Pentas “Bintang 5 Musika Jani” malam itu menjadi bukti nyata semaraknya kolaborasi musik modern dalam balutan identitas budaya Bali yang terus berkembang dan tetap relevan bagi generasi masa kini. (*)