Sejumlah kendaraan sepeda motor untuk aksi balap liar yang diamankan di Mako Polres Jembrana, Rabu (22/7/2026). (Foto: Satlantas Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Aksi balap liar di
jalanan protokol Kabupaten Jembrana digagalkan aparat. Dalam operasi penertiban
maraton pada Sabtu (18/7/2026), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jembrana
berhasil mengandangkan 10 unit sepeda motor dari dua lokasi berbeda yang kerap
disulap menjadi arena balap liar.
Ironisnya, dari sekian banyak pengemudi yang terjaring aksi
nekat tersebut, beberapa di antaranya diketahui masih berstatus pelajar.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, saat
dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026) membeberkan bahwa mayoritas kendaraan yang
disita berada dalam kondisi 'brondol' dan tidak memenuhi standar keselamatan
jalan raya.
"Dari operasi yang kami laksanakan, ada 10 sepeda motor
yang kami amankan di dua lokasi berbeda. Kendaraan tersebut didominasi tidak
dilengkapi spion dan menggunakan knalpot brong," ungkap AKP Sugianta.
Seluruh armada 'kuda besi' tersebut kini mengendap di Kantor
Satlantas Polres Jembrana. Tak hanya kendaraan yang disita, para pelaku juga
dijatuhi sanksi tilang tegas serta pembinaan langsung di tempat.
Menyoroti keterlibatan anak di bawah umur dan pelajar dalam
aksi berbahaya ini, pihak kepolisian meminta sinergi penuh dari pihak keluarga
khususnya orangtua pelaku, untuk memutus rantai balap liar.
Orang tua diimbau lebih ketat memantau aktivitas dan
kendaraan anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.
"Satlantas Polres Jembrana memastikan operasi
penertiban ini akan terus kami gelar secara konsisten demi menjamin keamanan
dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan," pungkasnya.
Pihaknya juga menegaskan tidak akan memberi ruang bagi aksi
balapan liar yang tidak menghiraukan keselamatan diri maupun orang lain di
jalan raya. (dik)
