Petugas PT PLN (Persero) UID Bali melakukan koordinasi teknis di depan Unit Power Supply (UPS) yang disiagakan untuk mendukung keandalan pasokan listrik selama peresmian pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali di Denpasar, Selasa (8/7/2026). (Foto: Ist)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- PT PLN (Persero) Unit
Induk Distribusi (UID) Bali memastikan keandalan pasokan listrik selama
rangkaian Peresmian Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)
Bali yang digelar di Denpasar, Selasa (8/7/2026).
Dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen PLN dalam
menyukseskan agenda strategis nasional yang mendorong pengelolaan sampah
menjadi energi ramah lingkungan sekaligus mendukung transisi energi di
Indonesia.
Untuk menjamin kelancaran acara, PLN menyiapkan sistem
pengamanan kelistrikan secara berlapis dengan menurunkan personel siaga,
peralatan pendukung, serta sistem cadangan guna memastikan seluruh rangkaian
kegiatan berlangsung tanpa gangguan.
General Manager PLN UID Bali, Ajrun Karim, mengatakan bahwa
PLN telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari, mulai dari survei
lokasi, pengecekan instalasi kelistrikan, koordinasi teknis dengan
penyelenggara, hingga menyiapkan personel siaga selama kegiatan berlangsung.
"Keandalan kelistrikan menjadi salah satu faktor
penting dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan sebuah acara. Karena itu,
PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan berada dalam kondisi optimal agar
kegiatan Peresmian Pembangunan PSEL Bali dapat berlangsung dengan aman dan
lancar," ujar Ajrun.
Dalam pengamanan kegiatan tersebut, PLN menyediakan pasokan
listrik untuk mendukung seluruh kebutuhan kelistrikan selama acara berlangsung,
mulai dari sistem pencahayaan, tata suara, layar LED dan perangkat multimedia,
sistem pendingin ruangan, area registrasi, media center, hingga berbagai
peralatan pendukung lainnya.
Seluruh kebutuhan kelistrikan tersebut dipersiapkan melalui
koordinasi intensif dengan panitia penyelenggara serta didukung pemantauan
secara menyeluruh selama acara berlangsung.
Sebagai langkah antisipasi, PLN juga menyiapkan 1 unit
Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 200 kVA sebagai sumber listrik
cadangan untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik apabila terjadi gangguan
pada sumber utama.
Selain itu, personel siaga beserta peralatan operasional
ditempatkan di lokasi kegiatan guna memastikan setiap potensi gangguan dapat
direspons dengan cepat sehingga keandalan pasokan listrik tetap terjaga
sepanjang rangkaian acara.
Ajrun menambahkan, PLN siap menjadi mitra terpercaya bagi
seluruh penyelenggara kegiatan di Bali, baik agenda pemerintahan, pariwisata,
olahraga, budaya, maupun kegiatan masyarakat lainnya.
Menurutnya, pengalaman PLN dalam mengamankan berbagai event
berskala nasional hingga internasional di Pulau Dewata menjadi bukti bahwa
keandalan kelistrikan merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung
kesuksesan sebuah acara.
"Bali merupakan destinasi berbagai kegiatan bertaraf
nasional maupun internasional. PLN siap mendukung setiap penyelenggara yang
akan menggelar acara di Bali melalui pasokan listrik yang andal, aman dan
berkelanjutan," tambah Ajrun.
Sementara itu, Reza, selaku perwakilan penyelenggara
kegiatan, mengapresiasi dukungan PLN UID Bali yang telah memastikan kebutuhan
kelistrikan selama acara terpenuhi dengan baik.
Peresmian pembangunan PSEL Bali merupakan bagian dari upaya
pemerintah mempercepat pengelolaan sampah perkotaan melalui teknologi ramah
lingkungan yang mampu menghasilkan energi listrik.
PLN turut mendukung pengembangan proyek tersebut melalui
penyediaan infrastruktur kelistrikan serta kesiapan sistem tenaga listrik
sebagai bagian dari implementasi kebijakan nasional dalam mendorong pemanfaatan
energi baru terbarukan. (lan/pln)
