Perspectives News

Tutup MPLS SMK PGRI 5 Denpasar, Sekda Eddy Mulya Ajak Siswa Wujudkan Percontohan Keadaban Digital


Sekda Eddy Mulya saat menjadi narasumber bagi siswa peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sekaligus menutup kegiatan MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar pada Jumat, (17/7) siang. (Foto: HumasDps) 


DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kota Denpasar, menjadi narasumber bagi siswa peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus resmi menutup kegiatan MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar pada Jumat (17/7) siang.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy Mulya mengajak seluruh siswa peserta MPLS SMK PGRI 5 Denpasar untuk mendalami keadaban digital atau yang populer dengan istilah digital citizenship. Konsep ini merupakan sebuah pendekatan atau kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bijak, etis, dan bertanggung jawab.

Kehadirannya di berbagai sekolah pada momen MPLS ini, menurut Eddy Mulya, menjadi komitmen dan kewajiban guna memproklamasikan, mengedukasi, dan menyampaikan bagaimana menciptakan sekolah dengan basis budaya yang aman, sehat, dan nyaman.

Lebih lanjut, ia menekankan satu topik penting lainnya, yakni posisi seluruh siswa saat ini yang berada di era adaptasi perubahan, era globalisasi, dan era digitalisasi. Seperti pesan yang sering disampaikan, Eddy Mulya mengajak untuk menghadapi proses globalisasi dan digitalisasi ini dengan sangat bijak, termasuk di dalamnya aspek-aspek digitalisasi.

“Pada sore hari ini, saya ingin mengajak Adik-adip semua, Mari kita jadikan SMK PGRI 5 Denpasar ini sebagai percontohan keadaban digital (digital citizenship)," ungkapnya.

Eddy Mulya kemudian memaparkan bahwa definisi keadaban digital ini sebenarnya sangat mudah dan ringan. Ketika dihadapkan dengan era dan arus globalisasi, keadaban digital dapat dijadikan sebuah pendekatan atau kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bijak, etis, dan bertanggung jawab.

Agar pemanfaatan teknologi digital ini menjadi sangat efektif, para siswa harus bisa menerapkannya di sepanjang waktu persekolahan, di rumah, di masyarakat, dan di mana saja berada.

"Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk menggunakan teknologi digital seperti gawai (HP), laptop, komputer (personal computer), hingga iPad secara bijak," tegasnya.

Lebih jauh, Eddy Mulya juga berpesan agar para siswa memanfaatkan berbagai media sosial dengan bijak. Begitu pula saat berada di kelas nanti, baik dalam menggunakan e-learning, menyusun PowerPoint, maupun aktivitas digital lainnya, ia sangat berharap semuanya dimanfaatkan dengan bijak.

“Saya menitipkan topik keadaban digital ini secara khusus kepada Ibu Kepala Sekolah dan kepada guru Teknologi Informasi (TI/IT) di sekolah ini. Dengan demikian, kita semua dapat bergerak cepat memanfaatkan teknologi terkini, namun tetap mempertahankan identitas bahwa SMK PGRI 5 Denpasar adalah sekolah percontohan keadaban digital," katanya.

Sekolah ini, lanjut dia, akan menjadi sekolah yang teristimewa ketika mampu menjadi pelopor keadaban digital, serta menjadi percontohan bagi sekolah dengan budaya yang Sehat, Aman, dan Nyaman (BASN). Salah satu poin penting dalam membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman tersebut adalah melalui penerapan keadaban digital.

“Masa Pengenalan Lingkungan Siswa (MPLS) SMK PGRI 5 Denpasar resmi ditutup. Saya berharap Adik-adik sekalian mendapatkan kesan teristimewa di sekolah ini. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan siap untuk memasuki tahun ajaran baru pada minggu depan”, ujar Eddy Mulya.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 5 Denpasar, Nuning Kurniawati, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kesediaan hadirnya Sekda Denpasar Eddy Mulya untuk memberikan motivasi dan menutup kegiatan MPLS di sekolahnya.

"MPLS SMK PGRI 5 Denpasar diharapkan dapat melahirkan generasi yang selain unggul dalam bidang akademik, juga berkarakter dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman khususnya di keadaban digitalisasi," ujarnya. (ays/prokopim.dps) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama