Kondisi salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur tengkorak Jalan Raya Jurusan Denpasar-Gilimanuk, Selasa (4/8/2026). (Foto: Satlantas Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Sebuah kecelakaan lalu
lintas yang melibatkan truk tronton dan mobil Toyota Veloz terjadi di jalur
tengkorak Jalan Raya Jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 65-66, Banjar
Swastika, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Selasa
(4/8/2026).
Insiden yang berlangsung di Tikungan Rudias ini melibatkan
kendaraan truk tronton Hino berpelat DK-8198-DK yang dikemudikan oleh F, warga
asal Lombok Timur, dengan Toyota Veloz berpelat DK-1632-ACW yang dikendarai SA,
warga Desa Warukulon, Lamongan.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, saat
dikonfirmasi membenarkan peristiwa nahas tersebut. Ia menjelaskan, kronologi
bermula ketika truk tronton melaju dari arah utara menuju selatan (Denpasar
menuju Gilimanuk).
Saat melintasi jalan berliku ke kanan serta kondisi jalan
lurus menurun, truk tronton tersebut mendadak hilang kendali dan bergerak
terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.
"Pada saat bersamaan, dari arah sebaliknya (Gilimanuk
menuju Denpasar) melaju kendaraan Toyota Veloz yang berada tepat di jalurnya.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat
terhindarkan," terang AKP I Wayan Sugianta.
Akibat benturan keras tersebut, truk tronton mengalami
pecah kaca utama dan penyok pada bemper kanan. Sementara itu, mobil Toyota
Veloz mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan dan bemper. Beruntung,
insiden ini tidak menelan korban jiwa.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," tegas
Sugianta.
Meski tak ada korban jiwa, peristiwa ini sempat memicu
kemacetan arus lalu lintas di jalur antarkota tersebut.
Kapolsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijuluw, menyatakan
bahwa personelnya langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk
mengurai arus kendaraan hingga proses evakuasi kedua armada selesai dilakukan.
(dik)
