Bupati Kembang menyerahkan secara simbolis bantuan Pemerintah Kabupaten Jembrana senilai Rp200 juta, ditambah sumbangan pribadi berupa satu ekor Kerbau Suci pada rangkaian Karya Agung Pura Desa lan Puseh Desa Ekasari pada Selasa (11/8/2026). (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Puncak rangkaian Karya
Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mapadudusan Agung, Menawa Ratna, Nubung
Pedagingan, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini, Medasar Tawur Agung Tabuh Gentuh,
Pura Desa lan Puseh Desa Ekasari telah berlangsung labdakarya sida sidaningdon
pada Selasa (11/8/2026).
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan ngupasaksi
sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan Pemerintah Kabupaten Jembrana
senilai Rp200 juta, ditambah sumbangan pribadi berupa satu ekor Kerbau Suci.
Dalam kesempatannya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan
menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas semangat gotong royong warga Desa
Ekasari dalam menyelenggarakan karya suci tersebut.
Baginya, yadnya yang didasari rasa tulus merupakan cerminan
nyata dari kuatnya rasa kebersamaan warga dalam merawat tradisi Bali.
"Rasa bangga dan syukur melihat kebersamaan krama
menjalankan karya suci ini. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa melimpahkan
kerahayuan serta kelancaran untuk seluruh rangkaian upacara, sekaligus
menguatkan tali persaudaraan dan sradha bhakti kita bersama," ujarnya.
Sementara itu, Bendesa Adat Ekasari I Ketut Muliana
menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan Pemerintah Kabupaten
Jembrana serta semangat krama Desa Ekasari.
Menurutnya, seluruh rangkaian acara, mulai dari persiapan
hingga pelaksanaan karya agung ini, dapat terwujud berkat kuatnya rasa gotong
royong krama.
"Pelaksanaan karya ini menjadi bukti kuatnya semangat
masyarakat dalam menjaga warisan leluhur sekaligus memperkuat hubungan sosial
antarwarga melalui kegiatan keagamaan," ungkapnya. (humasJ)
