Ketua Umum Pengprov FYI Bali Gede Agra Kumara (tengah) siap mengulang sukses juara umum Kejurnas 2025 saat bertanding di PON Bela Diri 2026 (Foto: Humas FYI Bali)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS – Pengprov Yongmoodo Bali memiliki catatan moncer sebelum
turun di PON Bela Diri 2026 di Manado, Sulawesi Utara, Oktober 2026 mendatang.
Catatan moncer dimaksud adalah, saat Kejurnas Yongmoodo tahun lalu, Bali keluar
sebagai juara umum.
“Kami punya catatan bagus saat keluar sebagai juara umum
pada Kejurnas Yongmoodo di GOR Pertamina Senayan, Jakarta pada April 2025,
tidak berlebihan kalau kami membidik juara umum di PON Bela Diri Oktober mendatang
di Manado, Sulawesi Utara,” terang Ketua Umum Pengprov Federasi Yongmoodo Indonesia
(FYI) Bali, Gede Agra Kumara, Jumat (7/8/2026).
Pada Kejurnas Yongmoodo di Jakarta memperebutkan Piala bergilir
Menpora, yang diselenggarakan PB FYI, sebut Agra Kumara, Bali meraup 12 medali
emas. Atlet yang diterjunkan saat itu, lanjut Agra, sejumlah 18 atlet yang
turun di kategori pemula, kadet, junior, senior hingga beregu.
Cabang olahraga
yongmoodo Bali di bawah Agra Kumara, memang sedang fokus menggenjot performa
atletnya, yang akan menjadi kekuatan FYI Bali PON Bela Diri nanti.
Pengurus FYI Bali mengeluarkan tenaga ekstra dalam menangani
atlet yang akan menjadi kekuatan pada PON Bela Diri tersebut.
Agra Kumara pun mempercayakan kepada dua pelatih untuk
menggenjot atletnya, yaitu I Gusti Putu Yudha Arimbawa dan I Gede Eka Bawa
Mahendra melalui program yang telah dijalankan secara intensif mulai dari sesi
latihan rutin dan pemusatan latihan dipusatkan menggunakan fasilitas dojang dan
GOR yang ada di Kota Denpasar.
Agra Kumara menyatakan atlet yang diakomodor masuk tim inti PON
Bela Diri merupakan atlet binaan kabupaten kota, peraih medali emas, pada Kejurnas,
Porprov Bali dan Porjar Bali.
Atlet yongmoodo Bali yang dipersiapkan bertarung di PON Bela Diri 2026 tampak tekun berlatih (Foto: Humas FYI Bali)
“Dengan catatan prestasi atlet binaan kabupaten kota ini,
keyakinan kami pengurus cukup tinggi juara umum PON Bela Diri nanti di Manado
akan digenggam tim yongmoodo Bali, meski persaingan akan semakin ketat, yang
akan datang dari Sumut, Sumatera Selatan dan Jawa Barat,” tegasnya.
Ada sembilan atlet yongmoodo bali yang masuk tim inti PON Bela
Diri Oktober di Manado, lima atlet putra dan empat atlet putri akan diproyeksikan
turun pada 15 kelas pertandingan yang terdiri dari 13 kelas tarung dan 2 kelas
Rangkaian Tata Gerak (RTG).
Pelatih tim Yongmoodo PON Bela Diri Bali, I Gede Eka Bawa
Mahendra, menyatakan program latihan telah dilakukan kepada atlet hasil seleksi
yang dilakukan FYI Bali dalam penyempurnaan kesiapan sebelum berlaga dalam
pertandingan resmi nanti.
“Menu latihan telah saya berikan kepada para atlet, mulai
dari peningkatan kekuatan fisik, dan dikombinasikan tehnik dan strategi
bertanding,” tegas Gede Eka seraya menambahkan, fisik prima atlet menjadi modal
utama untuk dapat mengatasi permainan lawan di atas matras.
Di tengah berkonsentrasi mempersiapkan atlet untuk PON Bela
Diri Pengprov FYI Bali juga tidak mengesampingkan gerakan pembinaan dan
peningkatan prestasi atlet melalui penguatan program FYI Bali di pengurus
cabang kabupaten kota. Hal ini penting
dalam rangka menyukseskan Porprov Bali baik penyelenggaraan maupun prestasi
para atletnya. (djo/r)

