Sekda Tabanan, Ketum Volkswagen Indonesia (VI) Komjen Pol. Purn Nanan Soekarna, William Ciputra selaku General Manager of Ciputra Group dan Artadinata Djangkar sebagai Senior Direktur Ciputra Group bersama jajaran saat kibarkan bendera start kegiatan ‘Volkswagen Lost in Paradise (VLIP) #6’, Sabtu (28/8/2026). (Foto: perspectives)
TABANAN, PERSPECTIVESNEWS- Ciputra Beach Resort
menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian ‘Volkswagen Lost in Paradise
(VLIP) #6’, kegiatan komunitas Volkswagen yang mempertemukan para pencintanya
dari berbagai daerah di Indonesia di Bali pada 28–29 Agustus 2026.
Mengambil tempat di kawasan Ciputra Beach Resort, Pangkung
Tibah, Tabanan, kegiatan ini menjadikan resort sebagai titik awal perjalanan
peserta untuk mengenal lebih jauh lanskap dan destinasi di Kabupaten Tabanan.
Selama berada di kawasan ini, para peserta melakukan
registrasi, berkumpul, serta menikmati pengalaman camping bersama di area dekat
Pantai Batu Tampih.
Pada rangkaian kegiatan tersebut, Ciputra Beach Resort
menjadi titik berkumpul bagi sekitar 100 mobil Volkswagen dan sekitar 150
peserta yang datang dari berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia, sebelum
memulai perjalanan menjelajahi Kabupaten Tabanan.
Dari kawasan resort, peserta melanjutkan perjalanan menuju
sejumlah destinasi di Tabanan hingga Tanah Lot, sekaligus mengikuti berbagai
aktivitas yang mengangkat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap
lingkungan sekitar.
Salah satu rangkaian kegiatan sosial dalam perjalanan ini
adalah penyerahan 100 paket bantuan sembako yang disiapkan oleh Volkswagen
Indonesia bagi masyarakat Tabanan, yang terdiri dari warga lanjut usia (lansia)
dan masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diserahkan bersama oleh para peserta kepada
penerima bantuan di Kantor Bupati Tabanan. Kegiatan ini menjadi bagian dari
semangat ‘VLIP #6’ untuk tidak hanya menikmati perjalanan dan destinasi, tetapi
juga berbagi manfaat dengan masyarakat lokal.
Melalui keterlibatannya dalam VLIP #6, Ciputra Beach Resort
membuka ruang bagi komunitas dan berbagai kegiatan untuk menikmati kawasan
sekaligus mengenal lebih dekat potensi KabupatenTabanan sebagai destinasi yang
kaya dengan panorama alam, budaya, dan pengalaman.
Bupati Tabanan Komang Sanjaya diwakili Sekda I Gede Susila
mengapresiasi gelaran VLIP #6 dengan titik awal di Ciputra Beach Resort.
Dikatakan, Tabanan adalah kota agraris/pertanian (kota lumbung pangannya alam Bali) dan masih punya alam yang masih asri, tenang dan menjadi titik awal kita, tempat untuk memulai kita melakukan perjalanan. Di setiap perjalanan dipastikan ada spot-spot menarik untuk bisa dikunjungi.
“Bapak Bupati punya hobi yang sama dan beliau juga memiliki
mobil VW. Bupati telah menjadikan Tabanan sebagai ikon titik kumpul, bukan
titik nol. Apapun komunitas yang ada di wilayah Tabanan, seluruh Indonesia bahkan
dunia sekalipun silahkan datang ke Tabanan. Gunakan tempat ini untuk berkumpul untuk
menikmati alam yang nantinya berdampak pada UMKM karena ini yang kita hidupkan,”
jelas Sekda Gede Susila.
William Ciputra selaku General Manager of Ciputra Group (kanan). (Foto: perspectives)
Sementara itu, William Ciputra selaku General Manager of
Ciputra Group mengaku bersyukur dan bangga bisa menggelar even di Kawasan hunian
Ciputra Group. Even ini dinilainya penting karena selain memromosikan hunian, juga
bisa saling memberikan support untuk bersama-sama menciptakan keharmonisan,
kebersamaan dan kebahagiaan dengan turut melestarikan lingkungan.
“Kita memang harus memberikan penghormatan kepada lingkungan
sesuai aturan yang ada. Kami memiliki lahan seluas 80 hektar dan 20 persennya untuk
lingkungan hijau. Untuk lingkungan hunian tingkat dunia, kita juga harus menghijaukan
lingkungan sekitarnya,” tuturnya.
Tentang Ciputra Beach Resort
Ciputra Beach Resort adalah kawasan hunian terpadu seluas 60
hektar di Kedungu, Tabanan, Bali, yang dikembangkan oleh Ciputra Group.
Mengusung visi komunitas tepi pantai yang berkelanjutan, kawasan ini memadukan
keindahan alam Bali dengan infrastruktur modern, menjadikannya destinasi hunian
dan investasi paling prospektif di jalur wisata baru Bali. (lan)

