Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa dan Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra turun langsung meninjau sejumlah titik strategis, persiapan kunjungan kerja Presiden Prabowo dalam rangka peletakan batu pertama (ground breaking) proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). (Foto: Polres Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Langkah strategis menuju
kemandirian dan ketahanan energi bersih di Pulau Dewata kian nyata. Pemerintah
Provinsi Bali bersama jajaran TNI, Polri, dan PT PLN (Persero) mematangkan
persiapan peletakan batu pertama (ground breaking) proyek Pembangkit Listrik
Tenaga Surya (PLTS) yang rencananya akan dihadiri langsung Presiden RI Prabowo
Subianto di kawasan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Senin (24/8/2026).
Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakapolda Bali Brigjen
Pol. I Made Astawa dan Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung
Hadisaputra turun langsung meninjau sejumlah titik strategis.
Pengecekan mencakup kesiapan landasan helipad di Lapangan
Umum Gilimanuk, lokasi inti seremoni di sekitar Monumen Lintas Laut, hingga
rapat koordinasi lintas sektor di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang
Gilimanuk.
Acara peletakan batu pertama yang direncanakan berlangsung
Selasa (25/8/2026) ini merupakan bagian dari agenda serentak pembangunan energi
bersih nasional dan diagendakan dihadiri oleh Presiden RI serta Menteri ESDM.
"Kesiapan seluruh unsur sangat krusial agar seluruh
rangkaian agenda strategis nasional ini dapat berlangsung aman, tertib, dan
optimal," tegas Wayan Koster di hadapan jajaran Forkopimda dan pemangku
kepentingan terkait.
Proyek PLTS berskala besar ini akan memanfaatkan lahan
seluas kurang lebih 211 hektare di seberang Monumen Lintas Laut, Lingkungan
Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, serta mencakup kawasan sekitar Pura Tirta dan
Banjar Klatakan, Kecamatan Melaya.
Direktur Utama PT PLN (Persero) Dharmawan Prasodjo
memastikan seluruh sarana dan prasarana teknis pendukung telah disiagakan guna
mempercepat realisasi transisi energi hijau di Bali.
Dari sisi keamanan, skema pengamanan VVIP telah disiapkan
secara terpadu oleh Kodam IX/Udayana melalui Korem 163/Wira Satya dan Polda
Bali. Pengamanan tidak hanya berfokus pada titik kegiatan, tetapi juga mencakup
seluruh rute perlintasan rombongan kepresidenan.
Kapolres Jembrana AKBP Cheery Sinta Maygrend Simamora
menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengawal agenda pembangunan strategis
tersebut dengan pendekatan humanis dan terukur.
“Polres Jembrana siap mendukung penuh kelancaran agenda
strategis ini melalui sinergi dan kesiapsiagaan tinggi. Prioritas kami adalah
memastikan agenda berjalan kondusif tanpa mengganggu aktivitas normal maupun
kenyamanan masyarakat sekitar,” pungkas AKBP Cheery.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Jembrana I Made
Kembang Hartawan, Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, Dandim
1617/Jembrana Letkol Inf. Sy. Gafur Thalib, serta jajaran direksi PT PLN
Indonesia Power. (dik)
