Perspectives News

Kebakaran Hanguskan Dapur Nelayan di Pengambengan

Reporter: Dika
Editor: Ari

Petugas Damkar Jembrana memadamkan kebakaran dapur milik seorang nelayan di Banjar Kelapa Balian, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, hangus terbakar pada Senin (10/8/2026) siang.  (Foto: Damkar Jembrana).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Dapur milik seorang nelayan di Banjar Kelapa Balian, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, hangus terbakar pada Senin (10/8/2026) siang. 

Beruntung, aksi cepat tanggap warga bersama Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) berhasil melokalisasi api sehingga tidak merembet ke bangunan utama.

Dari informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WITA saat pemilik rumah Abdul Karim (54) sedang tidak ada di tempat. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana, membenarkan musibah tersebut.

​"Awalnya ada warga yang melintas di depan TKP dan melihat kepulan asap dari arah dapur. Ketika dipanggil, rumah dalam keadaan kosong. Saksi kemudian mengecek ke area belakang dan melihat api sudah menghanguskan atap, lemari, serta peralatan dapur," ungkap Eko Susila.

​Melihat kobaran api mulai membesar, warga sekitar bergotong royong melakukan pemadaman secara swadaya. Di saat bersamaan, warga berkoordinasi dengan petugas Polprades Pengambengan untuk meneruskan informasi darurat ke Mako Damkar Jembrana.

​Menerima laporan pada pukul 14.17 WITA, Regu III Damkar Jembrana bergerak cepat menuju lokasi dengan mengerahkan 4 unit armada serta menyalurkan sekitar 1.500 liter air.

​"Saat tim Damkar tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga. Petugas kami langsung mengambil langkah pendinginan selama kurang lebih 10 menit guna memastikan situasi benar-benar aman dan kondusif," tegas Kasat Pol PP.

​Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Meski demikian, perabotan dapur beserta struktur atap ruangan tersebut mengalami kerusakan. Mengenai penyebab pasti munculnya titik api serta total kerugian material, saat ini masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. *

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama