Pinwil Perum BULOG Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu saat meninjau ketersediaan produk pangan di sebuah ritel modern di Bali, belum lama ini. (Foto: Ist)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Perum BULOG Kantor
Wilayah Bali memperkuat upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan
bagi masyarakat dengan memperluas distribusi beras ke berbagai jaringan ritel
modern, baik skala nasional maupun lokal.
Langkah strategis ini diambil guna memberikan
kemudahan akses bagi masyarakat dalam memperoleh beras berkualitas dengan harga
terjangkau, sekaligus mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah
Provinsi Bali.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memastikan
ketersediaan produk di tingkat ritel, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil
Bali, Simon Melkisedek Lakapu,
melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah jaringan ritel modern di Kota
Denpasar, belum lama ini.
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk
memastikan beras dari BULOG telah tersedia secara merata di
rak-rak penjualan serta dipasarkan sesuai dengan ketentuan Harga Eceran
Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah, yakni Rp14.900 per kilogram
untuk beras kategori premium dan Rp12.500 per kilogram untuk beras medium.
Di sela-sela peninjauannya, Simon Melkisedek Lakapu menegaskan
masyarakat Bali tidak perlu merasa khawatir mengenai ketersediaan beras di
pasaran.
Berdasarkan data terkini, posisi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP)
yang dikuasai oleh Perum BULOG Kanwil Bali tercatat berada di angka
12.150 ton.
Jumlah tersebut dinilai sangat aman dengan
proyeksi ketahanan stok yang mampu mencukupi kebutuhan pokok masyarakat hingga
kurang lebih 10 bulan ke depan.
Guna semakin mempermudah konsumen dalam
mendapatkan beras berkualitas tinggi, BULOG Bali
menghadirkan beras premium dengan merek Punokawan serta beras medium SPHP
(Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) di berbagai jaringan ritel modern yang
tersebar di seluruh wilayah Provinsi Bali.
Kehadiran ragam produk ini diharapkan dapat
menjadi alternatif pilihan utama bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan
pangan sehari-hari dengan kepastian harga yang sesuai dengan regulasi
pemerintah.
“Sinergi dan koordinasi yang kuat terus kami
jalin bersama pemerintah daerah, pengelola ritel modern, pelaku usaha pangan,
serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran distribusi
beras, baik untuk kategori premium maupun medium,” ujar Simon.
Catatan penyaluran sepanjang tahun 2026
menunjukkan bahwa Perum BULOG Kanwil Bali telah mendistribusikan
sekitar 850 ton beras premium yang mencakup merek Befood Punokawan dan Befood
Setra Ramos.
Selain itu, sekitar 300 ton beras medium SPHP
juga telah disalurkan ke berbagai jaringan ritel modern di Bali sebagai bentuk
konsistensi BULOG dalam memperluas jangkauan akses pangan yang merata
dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Melalui konsistensi penguatan jalur distribusi
ke ritel modern ini, Perum BULOG Kanwil Bali optimistis ketersediaan
beras di tengah masyarakat akan senantiasa terjaga dengan baik.
Hal ini sekaligus diharapkan dapat mempermudah
aksesibilitas pangan serta mempertahankan stabilitas harga beras secara
berkelanjutan di Provinsi Bali. (lan/*)
