Perspectives News

Pimpin Apel Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali, Wawali Arya Wibawa Tegaskan Komitmen Penyelarasan Pembangunan


Wawali Arya Wibawa memipin pelaksanaan apel upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali, Jumat (14/8) di Lapangan Lumintang, Denpasar. (Foto: HumasDps) 

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pemerintah Kota Denpasar menyatakan komitmen penuh untuk terus mendukung dan menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Bali. Hal tersebut ditegaskan dalam apel upacara bendera memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Jumat (14/8) di Lapangan Lumintang, Denpasar.

Dalam upacara yang berlangsung tertib dan khidmat tersebut, Wawali Arya Wibawa membacakan pidato resmi Gubernur Bali, Wayan Koster. Peringatan tahun ini mengusung tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya” yang bermakna Tulus Ikhlas untuk Kejayaan Bali. Melalui tema ini, seluruh krama Bali diajak menjadikannya momentum refleksi perjalanan pembangunan sekaligus meneguhkan komitmen menjaga persatuan guna mewujudkan Bali yang berkualitas, unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Apel diawali dengan pembacaan sejarah Provinsi Bali, pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, hingga menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Kegiatan ini dihadiri jajaran Pemkot Denpasar dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam pidato yang dibacakan Wawali, Gubernur Koster menekankan bahwa perjalanan Bali sejak tahun 1958 telah diwarnai berbagai kemajuan dan prestasi. Semangat ketulusan, integritas, gotong royong, dan tanggung jawab diharapkan menjadi landasan dalam setiap karya, pengabdian, serta pelayanan kepada masyarakat.

Arah pembangunan Bali ke depan difokuskan melalui visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, yang menempatkan kelestarian alam, manusia, dan kebudayaan Bali sebagai fondasi utama. Pembangunan tersebut diwujudkan melalui enam bidang prioritas. Pertama: Adat, agama, tradisi, seni dan budaya serta kearifan lokal. Kedua: Kesehatan, pendidikan, pemuda, olahraga, jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Ketiga: Transformasi perekonomian dengan Ekonomi Kerthi Bali. Keempat: Infrastruktur dan transportasi. Kelima: Lingkungan, kehutanan dan energi. Ke-enam: Bali Pulau Digital dan keamanan Bali.

Seluruh arah pembangunan ini dijalankan dengan semangat “Satu Pulau, Satu Pola, dan Satu Tata Kelola” agar berjalan terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi.

Gubernur juga menegaskan krusialnya periode 2025-2030 sebagai momentum awal pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125. Keberhasilan pada periode awal ini dinilai akan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan dan masa depan generasi penerus Bali. Untuk itu, Pemkot Denpasar menilai kolaborasi antarwilayah sangat penting agar pembangunan berjalan seiring dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menutup pembacaan pidato, Wawali Arya Wibawa mengajak seluruh generasi muda untuk tetap kompak, guyub, bersatu, dan solid dalam mewujudkan harapan Bali Era Baru. Atas nama Pemkot Denpasar, ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali dengan harapan semangat kebersamaan terus menjadi kekuatan dalam menjaga alam, manusia, dan kebudayaan Bali.

“Selamat Hari Jadi ke-68, Dirgahayu Provinsi Bali. Semoga Bali semakin maju, sejahtera, dan tetap teguh menjaga jati diri serta warisan budaya untuk generasi mendatang,” ujar Wawali Arya Wibawa. (Pur/humasdps)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama