Re-Risk Assessment Stadion Kapten I Wayan Dipta yang dilakukan
Ditpamobvit Polda Bali sebelum dimulainya kompetisi Super League 2026/2027 (Foto:
butd)
GIANYAR, PERSPECTIVESNEWS - Jelang dimulainya kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia, Super League 2026/2027, markas utama Bali United FC yaitu Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar menjalani Re-Risk Assessment bersama Polda Bali dan Polres Gianyar.
Re-Risk Assessment dilakukan oleh Ditpamobvit Polda Bali dan
turut dihadiri oleh perwakilan dari Polres Gianyar bersama jajaran tim panitia
pelaksana Stadion Dipta. Ini merupakan proses yang dilakukan secara berkala
mengecek kesiapan venue dalam melaksanakan suatu pertandingan resmi dengan
memperhatikan penilaian risiko yang bisa terjadi.
Adapun aspek penilaian risiko terhadap manajemen pengamanan
penyelenggaraan kompetisi olahraga ini yaitu kelaikan stadion, kelengkapan
stadion, kesehatan, data kegiatan kompetisi dan suporter.
Re-Risk Assessment yang dilakukan Ditpamobvit Polda Bali ini
dipertanggungjawabkan langsung oleh Kombes Pol I Dewa Putu Alit Bintang
Juliana, S.I.K.
Tim Risk Assessment diketuai AKBP Kaisar Reman Sambo dengan
Auditor IPTU I Komang Suiadnyana dan jajaran pendamping diantaranya IPTU I
Komang Sulendra, Brigadir I Putu Deni Sanjaya dan Brigadir I Kadek Dedy Oka
Putra.
Kegiatan berlangsung dari pagi hingga sore hari dalam
mengecek kelengkapan berkas sebagai dokumen penunjang penyelenggaraan suatu
kegiatan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Dikutip dari laman bali united.com, ketua panitia penyelenggara Stadion Dipta, I
Ketut Suantika menuturkan bila dukungan pihak kepolisian dirasa menjadi salah
satu faktor utama dalam kesuksesan menyelenggarakan pertandingan resmi di
Stadion Dipta.
"Kami dari panitia pelaksana mengakui bila tanpa adanya
dukungan dari pihak kepolisian tentu agenda pelaksanaan apapun tidak bisa
sempurna untuk dijalankan. Harapannya tentu biar bisa berjalan aman, nyaman dan
tertib tidak ada kendala apapun. Secara umum, kegiatan ini memang dilakukan
secara berkala sebelum dimulainya suatu event pertandingan. Apa yang kurang
akan diperbaiki dan yang sudah baik agar ditingkatkan.” terang Ketut Suantika alias
Rojak.
Seperti yang diketahui, beberapa pelaksanaan event nasional
dan internasional sering dilaksanakan di Stadion yang beralamat di Desa Buruan
ini.
Selain pelaksanaan kompetisi Super League, event
internasional seperti AFC Women U17, agenda pertandingan Timnas Indonesia
hingga laga internasional lainnya berlangsung di markas dari tim Bali United FC
tersebut.
