Kasus Gigitan Anjing, Vaksinasi Darurat Menyasar Baler Bale Agung

Medikvet Kecamatan Negara bergerak cepat menggelar vaksinasi darurat Hewan Penular Rabies (HPR) di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Jembrana, Jumat (18/9/2026). Langkah tanggap darurat ini diambil usai diterimanya laporan anak anjing berusia empat bulan yang menggigit pemiliknya sendiri. (Foto: dik/perspectives).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Tim Medikvet Kecamatan Negara bergerak cepat menggelar vaksinasi darurat Hewan Penular Rabies (HPR) di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Jembrana, Jumat (18/9/2026).

Langkah tanggap darurat ini diambil usai diterimanya laporan anak anjing berusia empat bulan yang menggigit pemiliknya sendiri.

Koordinator Tim Medikvet Kecamatan Negara, drh. Ni Nyoman Citra Susilawati, mengatakan bahwa penyisiran dan penyuntikan vaksin dilakukan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus.

"Vaksinasi di lokasi ini sebagai tindak lanjut dari laporan kasus kemarin. Sebanyak tiga ekor HPR berhasil divaksinasi mengingat kawasan pemukiman di sana cenderung sepi dan area sekitarnya sudah divaksin sebelumnya," ujar drh. Citra saat ditemui di lokasi.

Mengenai penanganan kasus gigitan tersebut, pihak Medikvet masih menunggu hasil uji laboratorium sampel otak anak anjing dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar. Jika hasil pemeriksaan menyatakan positif rabies, tim akan kembali menerjunkan petugas untuk menyisir dan melakukan vaksinasi massal secara lebih meluas di kawasan temuan kasus tersebut.

Sementara, Kepala Bidang Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, menyampaikan bahwa capaian cakupan vaksinasi khususnya di Kelurahan Baler Bale Agung sudah mendekati 100 persen dari total populasi anjing.

"Tetapi kemungkinan ada anak anak anjing tersebut yang belum tervaksin," jelasnya.

Sugiarta juga menyebut, kasus gigitan positif khususnya di Kecamatan Negara hingga September ini sebanyak 21 kasus. Namun, untuk Kelurahan Baler Bale Agung, nihil kasus gigitan positif rabies. Sementara total kasus gigitan rabies di Kabupaten Jembrana tercatat 70 kasus. Jumlah ini menurun 30 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Karena coverage vaksinasi di Jembrana sudah mencapai 76 persen dari total populasi sebanyak 40.400 ekor anjing," tukasnya. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama