Terpantau kondisi ekor antrean hingga di depan Pura Dalem Gilimanuk sekitar 1,5 kilometer dari pintu pelabuhan, Rabu (30/9/2026). (Foto: dik/Perspectives).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kemacetan panjang kembali
melanda jalur utama menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Kombinasi
antara lonjakan volume kendaraan dan pengerjaan pengerukan atau revitalisasi
fasilitas di Dermaga MB 2 memicu antrean kendaraan yang mengular hingga lebih
dari satu kilometer.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan arus lalu lintas
telah terpantau sejak Selasa (29/9/2026) malam sekitar pukul 20.00 WITA. Saat
itu, ekor antrean mengekor sepanjang 900 meter hingga kawasan depan Indomaret
Gilimanuk.
Kondisi tersebut kian memburuk pada Rabu (30/9/2026) pagi.
Hingga pukul 08.30 WITA, ekor antrean makin memanjang hingga mencapai Simpang
Pura Dalem Gilimanuk atau sekitar 1,5 kilometer dari gate pelabuhan.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit
Murdiasa menjelaskan, pengerjaan fisik di area dermaga ikut memengaruhi
kelancaran arus kendaraan menuju kapal.
"Kepadatan dipicu oleh peningkatan jumlah kendaraan
serta adanya revitalisasi fasilitas di Dermaga MB 2 Pelabuhan Gilimanuk,"
terang AKP Alit Murdiasa.
Mengantisipasi penumpukan berlebih, personel Unit Lantas
Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan
pengaturan lalu lintas secara presisi di sepanjang jalur utama. Petugas
memastikannya agar armada mengantre secara tertib dan tidak mengunci
persimpangan warga.
Upaya penguraian mulai membuahkan hasil menjelang siang
hari. Pada pukul 13.30 WITA, panjang antrean berangsur menyusut menjadi sekitar
600 meter dengan ekor antrean berada di depan Bank BPD Capem Gilimanuk.
Kepolisian mengimbau para pengguna jasa penyeberangan untuk
meningkatkan kesabaran, mematuhi marka jalan, serta mengundahkan arahan petugas
di lapangan guna menjaga kelancaran dan keselamatan bersama selama proses
antrean berlangsung. (dik)