Penerbangan perdana Super Air Jet dengan rute Bali (DPS) – Bandung (BDO) menambah pilihan perjalanan udara yang menghubungkan dua destinasi populer di Indonesia sekaligus memperkuat konektivitas antara Bali dengan Bandung dan wilayah sekitarnya. (Foto: Ist)
MANGUPURA, PERSPECTIVESNEWS- Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali menyambut hadirnya konektivitas baru melalui penerbangan perdana Super Air Jet dengan rute Bali (DPS) – Bandung (BDO).
Kehadiran rute ini menambah pilihan perjalanan udara yang
menghubungkan dua destinasi populer di Indonesia, sekaligus memperkuat
konektivitas antara Bali dengan Bandung dan wilayah sekitarnya.
Penerbangan perdana Super Air Jet rute Bandung-Denpasar
dilayani dengan nomor penerbangan IU170, tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai
Bali pada Jumat (18/9/2026) pukul 12.14 WITA dengan mengangkut 179 penumpang.
Sementara itu, penerbangan dengan rute sebaliknya
Denpasar-Bandung dengan nomor penerbangan IU171 dijadwalkan berangkat dari
Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 17.20 WITA. Penerbangan ini dijadwalkan
beroperasi setiap hari atau 7 kali dalam seminggu.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,
Nugroho Jati, menyampaikan bahwa penambahan rute ini menjadi bagian dari
pengembangan konektivitas udara dari dan menuju Bali.
Menurutnya, semakin banyaknya pilihan penerbangan memberikan
alternatif perjalanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin melakukan
perjalanan antara Bali dan Bandung.
“Kami menyambut baik operasional perdana rute Bandung oleh
maskapai Super Air Jet. Dengan hadirnya rute ini, konektivitas antara Bali dan
Bandung semakin bertambah, di mana masyarakat kini memiliki lebih banyak
pilihan penerbangan untuk terhubung dengan kedua destinasi. Kami berharap
kehadiran rute ini dapat memberikan kemudahan mobilitas sekaligus mendukung
aktivitas pariwisata dan ekonomi di kedua wilayah,” ujar Nugroho Jati.
Sejak dibuka untuk pertama kali pada tanggal 14 Agustus
2026, penerbangan rute Bandung di Bandara I Gusti Ngurah Rai saat ini dilayani
oleh 3 maskapai yaitu Super Air Jet, Garuda Indonesia, serta Citilink.
Dengan bertambahnya pilihan maskapai penerbangan rute
Bandung, Nugroho Jati berharap hal tersebut menjadi stimulus bagi peningkatan
konektivitas udara dari Bali ke berbagai kota di Indonesia dan memperkuat
posisi Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai hub penerbangan domestik.
“Saat ini terdapat 24 rute domestik yang dilayani oleh
Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan dioperasikannya 11 maskapai. Penambahan
frekuensi penerbangan rute Bandung ini merupakan komitmen kami untuk melayani
sepenuh hati dan memberikan beragam pilihan jadwal penerbangan bagi pengguna
jasa Bandara I Gusti Ngurah Rai,” pungkas Nugroho Jati. (lan/*)
