Perspectives News

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme, Pelatih dan Wasit Hockey Denpasar Dibekali Pelatihan

 


Pelatih dan wasit cabor hockey Kota Denpasar mendapatkan pelatihan agar mereka lebih kompeten dan profesional (FOTO: ist)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pelatih dan wasit hockey, Pengurus Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kota Denpasar menggelar Pelatihan Pelatih dan Wasit Hockey Kota Denpasar.

 Kegiatan ini dibuka Ketua Pengkot FHI Denpasar, I Nyoman Lodra, S.E., M.Si. di Aula KONI Kota Denpasar, Sabtu (6/9/2026) dan berlangsung selama dua hari. Pelatihan diikuti 10 peserta terdiri atas calon pelatih dan wasit. Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua agenda, yakni materi teori pada hari pertama dan praktik lapangan pada hari kedua.

I Nyoman Lodra, S.E., M.Si., mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan olahraga hockey secara berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kapasitas pelatih dan wasit agar mampu mengikuti perkembangan olahraga hockey yang terus mengalami perkembangan.

“Melalui pelatihan ini kami berharap dapat mencetak pelatih dan wasit yang andal, berkualitas, serta profesional. Tidak hanya memahami teknik dan peraturan, tetapi juga mampu menerapkannya sesuai dengan perkembangan dan ketentuan terbaru dalam olahraga hockey,” ujarnya.

Lodra bilang keberadaan pelatih dan wasit yang memiliki kompetensi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan prestasi atlet. Dengan pemahaman yang baik terhadap teknik, strategi, serta regulasi pertandingan, proses pembinaan dan pelaksanaan kompetisi diharapkan dapat berjalan semakin baik.

“Pembinaan atlet harus didukung dengan kualitas pelatih dan wasit yang memadai. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan secara berkesinambungan untuk memperkuat fondasi olahraga hockey di Kota Denpasar,” tambahnya.

Sementara itu, narasumber pelatihan, David Balla, menyampaikan bahwa peserta mendapatkan pembekalan mengenai aspek kepelatihan dan perwasitan yang disesuaikan dengan perkembangan aturan olahraga hockey. Materi teori diberikan untuk memperkuat pemahaman peserta sebelum dilanjutkan dengan penerapan secara langsung di lapangan.

“Peserta tidak hanya diberikan pemahaman secara teori, tetapi juga diarahkan untuk memahami bagaimana aturan dan prinsip permainan diterapkan dalam situasi pertandingan. Dengan demikian, mereka memiliki bekal yang lebih komprehensif untuk menjalankan tugas sebagai pelatih maupun wasit,” jelasnya.

Narasumber lainnya, I Komang Ariyana, S.Pd., M.Pd., mengatakan sesi praktik lapangan menjadi bagian penting dalam pelatihan karena peserta dapat mengimplementasikan materi yang telah diperoleh sekaligus mendapatkan evaluasi secara langsung.

“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini para peserta memiliki pemahaman dan keterampilan yang semakin baik, baik dalam menjalankan fungsi kepelatihan maupun perwasitan. Mereka diharapkan mampu menjadi pelatih dan wasit yang profesional serta mampu mengikuti perkembangan aturan hockey yang berlaku,” pungkasnya. (*/lan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama