Buka BPS Festival ke-4, Sekda Eddy Mulya Apresiasi Wadah Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa


Sekda Eddy Mulya saat memukul kulkul sebagai tanda dibukanya BPS Festival ke-4 di SD Bali Public School, Kamis (22/10). (Foto: HumasDps) 

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menghadiri sekaligus membuka Bali Public School (BPS) Festival ke-4 yang ditandai dengan pemukulan kulkul di SD Bali Public School, Kamis (22/10).

Pembukaan festival tahunan yang mengusung tema “Colorful Minds, Happy Hearts” ini berlangsung meriah dengan hadirnya berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa, mulai dari yoga, paduan suara, tari kecak, baleganjur, hingga bapang barong.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Eddy Mulya membacakan sambutan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan BPS Festival ke-4. Acara ini dinilai menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, mengembangkan potensi, serta membangun kepercayaan diri.

Apresiasi tinggi turut diberikan atas peran festival sebagai wadah pengembangan kreativitas, bakat, karakter, dan kemampuan bekerja sama bagi peserta didik melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Menurutnya, setiap anak memiliki pemikiran, karakter, dan keunikan yang berbeda sehingga keberagaman tersebut perlu dihargai sebagai kekuatan dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

Lebih lanjut disampaikan, BPS Festival merupakan bentuk implementasi kegiatan kokurikuler yang memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran di luar kegiatan intrakurikuler. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan sportivitas, kebersamaan, kebahagiaan, serta semangat belajar bagi seluruh peserta.

“Saya berharap BPS Festival ke-4 tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa percaya diri, kebahagiaan, dan semangat belajar bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Eddy Mulya menegaskan bahwa pengembangan potensi anak membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, komite sekolah, dunia usaha dan dunia industri, alumni, hingga orang tua siswa. Sinergi tersebut sangat penting guna menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus menanamkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap anak-anak tidak hanya berkembang dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, dan peduli terhadap sesama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SD Bali Public School, Komang Edi Putra, S.Ag., M.Pd.Gr., menjelaskan bahwa BPS Festival ke-4 menjadi momentum penting untuk mempertemukan siswa-siswi TK dan SD dari berbagai wilayah di Bali dalam semangat persahabatan, kreativitas, sportivitas, dan kebersamaan.

Festival ini diharapkan dapat memberikan pengalaman bermakna bagi seluruh peserta—tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menumbuhkan keberanian, memperluas persahabatan, dan menghadirkan kenangan positif selama proses belajar.

“Kami ingin setiap anak yang hadir membawa pulang pengalaman, persahabatan, keberanian, inspirasi, dan kenangan indah,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberanian untuk mencoba, tampil, dan menjadi diri sendiri merupakan bagian penting dari proses pembelajaran anak. Oleh sebab itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat, menghargai kemampuan peserta lain, serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Menang adalah sebuah kebanggaan, tetapi keberanian untuk tampil, berproses, menghargai lawan, dan menikmati setiap pengalaman adalah kemenangan yang sesungguhnya,” katanya.

Penyelenggaraan BPS Festival ke-4 ini sendiri terlaksana berkat dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Denpasar, Yayasan Ananda Vidya Bali, keluarga besar SD Bali Public School, para kepala sekolah dan guru pendamping, orang tua siswa, sponsor, mitra kerja, hingga panitia. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan potensi anak sekaligus memperkuat hubungan antara satuan pendidikan dan masyarakat demi menciptakan lingkungan belajar yang positif dan inklusif.

"Kami berharap BPS Festival ke-4 dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan menjadi sarana pembentukan generasi muda yang kreatif, percaya diri, berkarakter, serta mampu menghargai keberagaman. Semangat kolaborasi yang terbangun melalui festival ini juga diharapkan terus berlanjut dalam mendukung tumbuh kembang anak dan membangun kepedulian sosial di lingkungan masyarakat," ujanya.

Acara pembukaan BPS Festival ke-4 ini turut dihadiri oleh Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Camat Denpasar Timur, Ida Bagus Upawana Manuaba, serta sejumlah undangan lainnya. (Ags/HumasDps)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama