Dalam rangkaian kegiatan ISEF ke-13, SMAS Albana dari Kota Denpasar yang merupakan salah satu perwakilan dari Provinsi Bali yang meraih Juara Harapan 1 pada Lomba OESN. (Foto: BI)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- SMAS Albana dari Kota Denpasar yang merupakan salah satu perwakilan dari
Provinsi Bali, meraih Juara Harapan 1 pada Lomba Olimpiade Ekonomi Syariah
Nasional (OESN) pada rangkaian ISEF (Indonesia
Sharia Economic Festival) ke-13.
KPwBI Bali memfasilitasi SMAS Albana mempersiapkan
lomba dengan baik melalui pendampingan pembuatan makalah serta persiapan
presentasi dengan tema ‘Peningkatan Literasi dan Inklusi Ekonomi - Keuangan
Syariah’.
Makalah ini menghasilkan sebuah karya nyata yakni aplikasi
berbasis web bernama "Syarify : Syariah For You" yang merupakan
platform pembelajaran keuangan syariah.
Sebelumnya, SMAS Albana menjadi finalis ke-II Lomba OESN
tingkat Regional KTI melalui kegiatan FESyar (Festival Ekonomi Syariah) yang
masuk dalam rangkaian ISEF tahun 2026.
SMAS Albana menjadi Juara Harapan I mewakili Provinsi Bali
sebagai wilayah minoritas muslim, tepat di bawah klasemen peserta dari regional
Jawa dan dapat mengungguli wilayah lainnya seperti wilayah Sumatera, Kalimantan
maupun Sulawesi dan Papua.
Dengan capaian yang diraih SMAS Albana sebagai Juara Harapan
1, membuktikan bahwa pengembangan literasi keuangan syariah di Provinsi Bali
semakin inklusif serta menjadikan ekonomi syariah sebagai ilmu ekonomi
universal yang dapat diimplementasikan untuk pertumbuhan ekonomi Bali yang
berkelanjutan.
Riset Berkualitas
Pengembangan ekonomi dan
keuangan syariah memerlukan riset berkualitas untuk menghasilkan rekomendasi
kebijakan berbasis bukti dan solusi praktis. Dukungan riset yang handal
diharapkan mendorong kontribusi ekonomi dan ekonomi syariah (Eksyar) terhadap
peningkatan produktivitas, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan
pemerataan kesejahteraan.
Hal tersebut disampaikan Deputi
Gubernur Bank Indonesia Solikin M. Juhro saat membuka ‘The 12th International
Islamic Monetary Economics and Finance Conference and Call for Papers’ (IIMEFC)
di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Konferensi yang merupakan bagian
dari ISEF ke-13 ini membahas penguatan kebijakan Eksyar untuk mendorong
pertumbuhan inklusif, inovasi, dan pengembangan industri, serta dihadiri
akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan di bidang Eksyar.
ISEF 2026 berlangsung pada 14–18
Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) Jakarta untuk
mengeksplorasi peluang pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk
inovasi, pembiayaan usaha produktif, dan penguatan industri halal.
Informasi lebih lanjut dapat
diakses melalui www.isef.co.id. (*)
