Bupati Kembang Hartawan saat menginstruksikan jajaran kewilayahan untuk bergerak bersama membersihkan sampah plastik di sekitar SPBU usai antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU saat terjadi kelangkaan BBM, Selasa (20/10/2026). (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menginstruksikan jajaran kewilayahan untuk bergerak bersama membersihkan sampah plastik yang berserakan di sekitar SPBU usai antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) saat terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
Aksi gotong royong melibatkan jajaran pemerintah daerah, aparat desa dan kelurahan, Babinsa -Bhabinkamtibmas, pengelola SPBU serta masyarakat setempat itu dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah Jembrana, Selasa (20/10/2026).
Pembersihan difokuskan pada titik-titik yang terdampak aktivitas antrean kendaraan selama pasokan BBM mengalami gangguan.
Sampah yang dibersihkan beragam, mulai dari botol bekas air mineral, bungkus makanan ringan hingga puntung rokok yang berserakan di halaman dan sepanjang jalur antrean kendaraan. Melalui gerakan bersama ini, kawasan SPBU diharapkan kembali bersih, nyaman, dan tertata.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana I Made Budiasa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Terlebih, kawasan SPBU sebelumnya dipadati kendaraan akibat kelangkaan BBM sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan sampah.
“Melalui kerja sama dengan para camat, perbekel, PMD, dan instansi lingkungan hidup, kami menggerakkan masyarakat di sekitar SPBU bersama lurah, kelian, dan kepala lingkungan untuk melaksanakan gotong royong. Terutama membersihkan sampah plastik yang muncul akibat antrean panjang saat terjadi kelangkaan BBM,” ujarnya.
Ia menambahkan, gerakan tersebut melibatkan camat, perbekel, lurah, perangkat desa, serta unsur masyarakat di lingkungan dan banjar. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta instansi yang membidangi lingkungan hidup agar pembersihan dapat dilaksanakan secara terkoordinasi.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian yakni di sebelah barat Kepuh. Lokasi tersebut sebelumnya dipenuhi sampah plastik seiring meningkatnya aktivitas kendaraan yang mengantre BBM.
Kondisi itu dinilai mengganggu kebersihan dan keindahan lingkungan sehingga perlu segera ditangani secara bersama-sama.
Dengan melibatkan masyarakat, aparat desa dan kelurahan, serta unsur lingkungan dan banjar, sampah yang berserakan dikumpulkan dan dibersihkan. Semangat gotong royong menjadi langkah nyata untuk memulihkan kondisi kawasan SPBU sekaligus menumbuhkan kembali kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap, membaiknya pasokan BBM dapat diikuti dengan pulihnya kondisi kebersihan di berbagai titik pelayanan publik. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, baik saat mengantre maupun ketika mengisi BBM di SPBU. (humas jbr)
