Distribusi Pasokan BBM Lancar dan Penerapan Ganjil Genap, Jembrana Kini Normal


Suasana di salah satu SPBU kawasan Sudirman, Jembrana, Senin 19 Oktober 2026. (Foto: dik/perspectives).

​JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS-Setelah hampir sepekan warga harus berpanas-panasan dan mengantre berjam-jam, kondisi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Jembrana kini kembali normal. 

Pemandangan antrean panjang kendaraan yang sempat melumpuhkan kenyamanan mobilitas warga kini sepenuhnya lenyap dari area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

​Pantauan di lokasi pada Senin (19/10/2026) menunjukkan suasana sejumlah SPBU di Jembrana tampak lengang dan kondusif. Masyarakat kini dapat membeli BBM dengan cepat dan leluasa tanpa perlu membuang waktu dalam antrean.

​Manager Operasional SPBU 54.822.13, Iskandar Alfan, mengungkapkan bahwa pulihnya situasi ini didorong oleh dua faktor utama: kelancaran pasokan dari Depo Pertamina Manggis, Karangasem, serta efektivitas penerapan aturan ganjil-genap nomor kendaraan.

​"Sudah mulai normal dari kemarin dibanding beberapa hari lalu. Selain pasokan yang makin lancar, aturan ganjil-genap untuk pelat kendaraan cukup efektif membuat pengendara lebih selektif. Stok BBM di tempat kami dari Pertalite hingga Solar saat ini dalam kondisi sangat aman," jelas Iskandar, Senin siang.

​Kembali lancarnya pasokan BBM ini disambut lega oleh warga setempat. Dewa Pageh, warga Jembrana, mengaku bersyukur tidak lagi harus membuang waktu berjam-jam hanya untuk mengisi bahan bakar kendaraan.

​"Sekarang sama sekali tidak ada antrean, beda sekali dengan tiga atau empat hari lalu saat saya harus mengantre sampai tiga jam. Sekarang lancar, mudah-mudahan kondisi seperti ini terus terjaga," kata Dewa.

​Sebelumnya, kelangkaan BBM sempat memicu kepanikan dan mengganggu aktivitas harian warga di berbagai wilayah Bali. Namun, lewat perbaikan skema distribusi pasokan serta regulasi antrean yang tepat sasaran, roda mobilitas masyarakat Jembrana kini dapat kembali berputar normal. (dik)



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama