Seluruh Fraksi Sepakat, DPRD Denpasar Ketok Palu Ranperda APBD 2027


Wawali Arya Wibawa hadiri Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan III DPRD Kota Denpasar, Jumat (2/10). (HumasDps)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – DPRD Kota Denpasar resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan III yang beragendakan penyampaian pandangan umum, pendapat akhir, dan persetujuan fraksi-fraksi di Gedung DPRD Kota Denpasar, Jumat (2/10).

Seluruh fraksi di DPRD Kota Denpasar menyatakan persetujuannya setelah melalui serangkaian pembahasan dan tahapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Persetujuan bersama ini menjadi fondasi penting sebelum Ranperda APBD TA 2027 diproses lebih lanjut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna. Turut hadir Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, unsur Forkopimda Kota Denpasar, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Penyampaian pandangan umum diawali oleh Fraksi PSI-NasDem yang dibacakan oleh I Wayan Gatra. Pihaknya memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pemerintah Kota Denpasar atas penyusunan dokumen anggaran tersebut. Menurutnya, dokumen ini merupakan fondasi strategis dalam menentukan arah pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. Penyampaian Rancangan APBD TA 2027 menjadi momentum untuk menyelaraskan program prioritas daerah dengan kebutuhan nyata masyarakat, memperkuat pelayanan publik, serta menjaga pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga Fraksi PSI-NasDem menyatakan menyetujui Ranperda tersebut.

Pandangan umum berikutnya disampaikan oleh Fraksi Gerindra melalui juru bicaranya, Ketut Ngurah Aryawan. Pihaknya menyatakan persetujuan terhadap Rancangan APBD TA 2027 yang dinilai telah menyelaraskan arah kebijakan umum, strategi, dan prioritas sesuai kondisi serta potensi daerah dengan menerapkan prinsip anggaran transparan, akuntabel, efisien, dan efektif. Fraksi Gerindra juga mengharapkan agar OPD penghasil lebih optimal dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) lainnya.

Dukungan serupa datang dari Fraksi Golkar yang dibacakan oleh I Wayan Suwirya. Pihaknya menyepakati Rancangan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2027 untuk dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan melalui Ni Luh Gede Ernawati menilai Rancangan APBD TA 2027 sebagai rancangan yang optimistis dengan target pendapatan maksimal, berpatokan pada pemaparan Wali Kota Denpasar dan hasil rapat kerja bersama TAPD Denpasar.

"Dengan demikian kami berpendapat Ranperda tentang Rancangan APBD TA 2027 dapat disetujui dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku," ujar Ernawati.

Merespons persetujuan dewan, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi dan kolaborasi antara pihak eksekutif dan legislatif sepanjang tahapan pembahasan APBD TA 2027. Persetujuan bersama ini mencerminkan komitmen kuat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik.

"Persetujuan bersama ini merupakan bagian dari proses penyelenggaraan pemerintahan yang harus kita jalankan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Tentunya kami menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Denpasar atas sinergi dan masukan yang telah diberikan dalam pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027," kata Arya Wibawa.

Arya Wibawa menambahkan, Pemkot Denpasar berkomitmen penuh untuk melaksanakan seluruh program dan kegiatan terencana secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

"Yang paling penting adalah bagaimana APBD ini nantinya dapat diimplementasikan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan Kota Denpasar," imbuhnya. (HumasDps/Eka)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama