
Wali Kota Jaya Negara saat menyerahkan bantuan perbaikan Rumah Layak Huni (RLH), sebanyak 22 unit yang di pusatkan di satu kediaman warga penerima di Jalan Tukad Balian, Sabtu (24/10). (Foto: HumasDps)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pemerintah Kota Denpasar kembali menegaskan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan perbaikan 22 unit Rumah Layak Huni (RLH) yang dipusatkan di kediaman salah satu warga penerima manfaat di Jalan Tukad Balian, Sabtu (24/10).
Bantuan penataan hunian tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, sebagai bagian dari program strategis percepatan penanganan kemiskinan di empat kecamatan se-Kota Denpasar.
Wali Kota Jaya Negara menjelaskan, sebagian besar pembiayaan program ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk Kota Denpasar Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 19 unit rumah didanai APBD dengan alokasi sebesar Rp100 juta per unit, sehingga total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp1,9 miliar.
"Komponen pembiayaan per unitnya mencakup biaya perencanaan sebesar Rp5 juta, pengawasan Rp5 juta, dan fisik bangunan sebesar Rp90 juta," jelas Jaya Negara.
Sementara itu, sisa tiga unit rumah lainnya didanai melalui optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dari kolaborasi perusahaan daerah, yaitu Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma dan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (PD Parkir). Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma menyokong pembiayaan dua unit hunian, sedangkan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma berkontribusi membiayai satu unit hunian senilai Rp50 juta.
Tak sekadar memberikan tempat tinggal yang aman, Pemkot Denpasar juga merancang standar bangunan agar dapat berdampak ekonomi bagi penerimanya.
"Pemerintah Kota Denpasar mendorong agar setiap bedah rumah minimal memiliki dua kamar tidur. Harapan kami, dengan kelengkapan fasilitas yang baik, satu kamar bisa digunakan sendiri dan satu kamar lainnya bisa dikontrakkan agar dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga kurang mampu guna mempercepat peningkatan kesejahteraan mereka," ujar Jaya Negara.
Kenyamanan para penerima manfaat pun kian terjamin karena 22 unit rumah tersebut turut dilengkapi dengan bantuan pengadaan perabotan rumah tangga dari CSR Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma senilai Rp4,6 juta per unit. Paket perabotan tersebut mencakup kasur dan divan (spring bed), lemari pakaian, hingga perlengkapan dapur berupa kompor gas, selang, dan tabung gas.
Atas sinergi yang terjalin, Wali Kota Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Perumda Kota Denpasar atas kepedulian sosial yang ditunjukkan.
"Terima kasih untuk kolaborasi yang sudah dilaksanakan antara Pemkot Denpasar dan jajaran Perumda Kota Denpasar. Program pemenuhan rumah layak huni ini dipastikan akan terus dilaksanakan, dievaluasi, dan ditingkatkan setiap tahunnya sebagai langkah konkret memotong rantai kemiskinan di wilayah Kota Denpasar," katanya.
Rasa haru dan ungkapan terima kasih mendalam turut disampaikan oleh salah satu warga penerima manfaat, I Nyoman Mertha Yasa. Ia mengaku sangat bersyukur rumah tinggalnya kini telah berubah menjadi hunian yang aman, nyaman, dan layak huni.
"Saya atas nama keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar dan juga Perumda Kota Denpasar yang telah memberikan kesempatan dan bantuan ini. Astungkara hari ini rumah saya sudah selesai dibedah," ungkap Nyoman Mertha Yasa. (Ays/ProkopimDps)