Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi (Foto: pbsi)
JAKARTA,
PERSPECTIVESNEWS - Tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi
mengusung ambisi revans atas tunggal Chinese Taipei Chiu Pin-Chian dalam babak
pertama turnamen bulu tangkis Korea Open 2026.
Sebelumnya Chiu mampu mengatasi perlawanan Kadek dalam babak
semifinal Korea Masters 2025 lewat rubber gim pada 8 November 2025 silam.
"Besok bertemu Chiu Pin-Chian saya harus lebih
menguatkan pikiran karena Chiu adalah pemain yang sudah di level atas pasti
tidak mudah dimatikan. Saya juga mau balas kekalahan di Korea Masters tahun
lalu," kata Kadek dikutip dari PBSI, Selasa (3/11/2026).
Bagi Kadek menghadapi Chiu akan menjadi pertemuan kedua
tunggal tersebut selama berkompetisi. Pebulu tangkis peringkat 66 dunia
tersebut melangkah ke babak utama Korea Open 2026 setelah mengunci kemenangan
atas wakil tuan rumah Korea Selatan Kim Ga Ram lewat drama rubber gim 25-23,
18-21, dan 21-9.
Meski memetik kemenangan, Kadek mengevaluasi bahwa
permainannya belum sesuai karena kerap melakukan kesalahan dalam
pengembalian-pengembalian bola yang masih gampang mati sendiri dan lob-nya
masih suka melebar.
"Lawan dengan postur yang tinggi pasti mempunyai
pukulan belakang yang tajam jadi di gim pertama saya coba banyak menurunkan
bola tapi speed dan power saya masih kurang sehingga belum bisa meladeni permainan
dia. Setelah dia dapat game point, saya melihat gerakannya melambat jadi saya
berusaha untuk tahan dan malah bisa balik unggul," imbuh Kadek.
Sementara tunggal
putri Indonesia lainnya, Mutiara Ayu Puspitasari ingin membungkam wakil tuan
rumah Korea Selatan Kim Joo Eun dalam babak pertama turnamen bulu tangkis Korea
Open 2026 yang berlangsung pada Rabu.
Mutiara membawa misi revans setelah dalam dua pertemuan
sebelumnya selalu mengakui ketangguhan Kim Joo Eun.
"Besok di babak utama saya akan melawan Kim Joo Eun
(Korea). Pastinya mau revans setelah dua pertemuan saya kalah jadi saya mau
tampil lebih baik dibandingkan hari ini. Adaptasi lapangan di awal harus bisa
lebih cepat," ujar Mutiara dikutip dari PBSI, kemarin.
Mutiara melangkah ke babak utama Korea Open 2026 setelah
memetik kemenangan meyakinkan atas wakil Ukraina Yevheniia Kantemyr dua gim
langsung, 21-5 dan 21-6 pada pertandingan kualifikasi yang berlangsung di
Jinnan Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Selasa.
Tunggal peringkat 99 dunia tersebut mengakui bahwa cukup
kesulitan di awal untuk beradaptasi dengan kondisi lapangann Jinnan Gymnasium
yang kondisinya berbeda dengan waktu tes jelang turnamen,
"Selain itu, lawannya sudah cukup sering bermain di
pertandingan level jadi saya masih merasa sedikit bingung. Tapi begitu sudah
dapat mainnya, sudah dapat polanya, saya bisa mengontrol permainan dengan lebih
baik," ungkap Mutiara mengevaluasi jalannya pertandingan. (*)
