Wawali Arya Wibawa kibarkan bendera start jalan sehat peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN tahun 2025, yang ditandai dengan pengibasan bendera start di sisi utara Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Minggu (23/11/2025). (Foto: Hms Dps)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, membuka jalan sehat dalam rangka semarak peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN Tahun 2025 yang ditandai dengan pengibasan bendera start di sisi utara Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Minggu (23/11/2025).
Tampak Wawali Arya Wibawa berbaur mengikuti jalan sehat yang
mengambil start di sisi utara Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung menuju Jalan Veteran, Jalan
Patimura, Jalan Melati, Jalan H. Wuruk belok kiri finish kembali ke Lapangan
Puputan I Gusti Ngurah Made Agung.
Jalan Patimura, Jalan Melati, Jalan H. Wuruk belok kiri
finish kembali ke Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung.
Menurut Arya Wibawa, jalan sehat ini membuat orang menjadi
sehat, guru-guru juga menjadi sehat.
“Kalau guru sehat maka mengajar siswa juga akan bagus. Oleh
sebab itu Arya Wibawa berharap agar guru-guru menjaga kesehatannya. Mengingat
guru itu bukan orang hebat namun bisa mencetak orang hebat.
Tidak hanya itu, Arya Wibawa juga mengatakan kesehatan itu
sangat penting dan paling utama.
"Kalau tidak sehat maka tidak bisa berkerja dan
beraktivitas. Maka dari itu diharapkan semua masyarakat menjaga kesehatannya,
salah satunya dengan mengikuti gerak jalan sehat ini," ungkap Arya Wibawa.
Ke depan, Arya Wibawa berharap PGRI membuat guru itu semakin
kuat, bersatu, berprestasi dan membuat banyak orang-orang hebat.
"Mari bersama kita membangun sinergitas untuk
mewujudkan guru bermutu menuju peningkatan kualitas pendidikan di Kota
Denpasar," ujarnya.
Sementara Ketua PGRI Kota Denpasar, I Ketut Suarya,
mengatakan kegiatan jalan sehat ini dalam rangka menyambut HUT ke-80 PGRI dan
menyambut Hari Guru Nasional.
Menurut Suarya, selain jalan sehat, pihaknya juga menggelar
pelatihan public speaking dalam pembelajaran mendalam, lomba video
pembelajaran, tabur bunga di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Anugerah Dwija
Praja Nugraha, donor darah dan bakti sosial bertajuk “PGRI Berbagi Kasih”.
Puncak HUT tanggal 25 Nopember 2025 mendatang, dilaksanakan
upacara bendera di masing masing sekolah.
Di umur 80 tahun, Suarya mengatakan, bahwa guru juga harus
memberikan contoh kepada siswa. Maka dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan
5.000 guru PGRI untuk mengikuti jalan sehat ini.
Menurut Suarya, tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju, Bersama
PGRI Wujudkan Indonesia Emas” menyiratkan sebuah visi besar. Kualitas guru
adalah fondasi utama kemajuan bangsa menuju masa depan gemilang.
Makna dari tema ini sangat dalam. Tidak hanya soal
kompetensi dan profesionalisme guru, tetapi juga semangat kebersamaan dalam
memperkuat integritas profesi guru demi mewujudkan mimpi Indonesia Emas.
(ays/hum)
