Petugas mengevakuasi seorang penumpang perempuan berinisial AW (39) Desa Banyuputih, Batang, Jawa Tengah, diduga nekat menceburkan diri ke laut saat kapal KMP Pottre Koneng tengah melakukan olah gerak untuk bersandar di Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk pada Rabu (31/12/2025) pagi. (Foto:Polres Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Suasana di Dermaga MB 3
Pelabuhan Gilimanuk mendadak gempar pada Rabu (31/12/2025) pagi. Seorang
penumpang perempuan berinisial AW (39) Desa Banyuputih, Batang, Jawa Tengah,
diduga nekat menceburkan diri ke laut saat kapal KMP Pottre Koneng tengah melakukan
olah gerak untuk bersandar sekitar pukul 09.56 WITA.
Aksi nekat yang dilakukan AW terekam oleh CCTV kapal, di
mana ia terlihat kehilangan keseimbangan di sisi kapal sebelum akhirnya jatuh
ke perairan.
Petugas kepolisian yang berjaga di Posko Terpadu Pelabuhan
Gilimanuk langsung bergerak cepat melakukan aksi penyelamatan sesaat setelah
menerima laporan.
Upaya evakuasi berlangsung dramatis. Kru kapal segera
melemparkan pelampung ke arah korban, sementara petugas tali tambat (area
dermaga) secara heroik berenang menuju posisi AW untuk menariknya ke daratan.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung
Arjana Putra, mengonfirmasi bahwa pihaknya bersama unsur TNI AL, Brimob, dan
petugas pelabuhan langsung mengamankan TKP.
"Kami memastikan proses evakuasi berjalan cepat guna
mengutamakan keselamatan nyawa korban," ujar Kompol Arya.
Setelah berhasil diangkat ke daratan, korban ditemukan dalam
kondisi tidak sadarkan diri. Petugas medis segera melarikan AW menggunakan
ambulans menuju Puskesmas II Melaya untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Saat ini kondisi tanda vital korban dilaporkan stabil,
namun masih dalam pengawasan medis ketat sembari menunggu pihak keluarga datang
sebagai penanggung jawab," tambah Kapolsek.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih
melakukan pendalaman terkait motif di balik tindakan AW.
Meski dugaan awal mengarah pada tindakan sengaja, aparat
tetap memeriksa rekaman CCTV dan saksi mata guna memastikan kronologi
sebenarnya. Situasi di Pelabuhan Gilimanuk sendiri terpantau tetap kondusif dan
aktivitas penyeberangan berjalan normal. (dik)
