Pemeriksaan ibu hamil sebagai rangkaian kegiatan PKM FK dan Ilmu Kesehatan Univ. Warmadewa, di Desa Carangsari, Petang, Badung dari Agustus - Nopember 2025 lalu. (Foto: Ist)
BADUNG, PERSPECTIVESNEWS-
Kesehatan ibu hamil di wilayah pedesaan masih menjadi tantangan serius,
terutama terkait anemia, kurang energi kronik (KEK), masalah gizi, serta
kesehatan gigi dan mulut.
Untuk
menjawab tantangan tersebut, tim dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Universitas Warmadewa melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa
Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.
Kegiatan
yang berlangsung selama Agustus hingga November 2025 ini menggandeng PMB Bdn.
Ni Putu Seniasih, SST., SKM., M.Kes sebagai mitra utama.
Sebanyak 15
orang ibu hamil mengikuti rangkaian edukasi gizi seimbang berbasis konsep Isi
Piringku, skrining kesehatan, pemeriksaan gigi dan gusi oleh Dr., drg. Tri
Purnami Dewi, M.Kes., Sert.KGI dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas
Mahasaraswati serta edukasi pengelolaan sampah rumah tangga.
Ketua tim
PKM, dr. I Gusti Ngurah Made Bayuningrat, Sp.OG Subsp.Obginsos(K)., M.M.,
menjelaskan bahwa pendekatan edukasi terpadu ini terbukti efektif meningkatkan
pengetahuan dan perilaku kesehatan ibu hamil.
Rerata skor
pengetahuan peserta meningkat hampir 50 persen, diikuti peningkatan kepatuhan
pemeriksaan kehamilan dan konsumsi tablet tambah darah.
Selain
memberikan edukasi, peserta juga mendapatkan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb),
Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Lengan Atas (LILA), serta pemeriksaan gigi
dan gusi. Data tersebut menjadi dasar konseling individual bagi ibu hamil
berisiko anemia atau KEK.
Salah satu
peserta, Ni Luh Sari, mengungkapkan bahwa setelah mengikuti program ini ia
lebih memahami pentingnya pola makan gizi seimbang dan menjaga kebersihan gigi
selama kehamilan.
“Sekarang
saya lebih rajin minum tablet tambah darah dan menyikat gigi dua kali sehari,”
ujarnya.
Program ini
juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan rumah tangga yang sehat melalui
edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik.
Melalui PKM
ini kata Bayuningrat, Universitas Warmadewa turut mendukung pencapaian Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yakni SDG 3 – Good Health and Well-being:
meningkatkan kesehatan ibu hamil dan pencegahan anemia serta komplikasi
kehamilan.
SDG 2 – Zero
Hunger: peningkatan pemahaman gizi seimbang untuk mencegah KEK.
SDG 4 –
Quality Education: edukasi kesehatan berbasis komunitas.
SDG 6 –
Clean Water and Sanitation: peningkatan kesadaran pengelolaan sampah dan
lingkungan sehat. (*)
