Perspectives News

Pemain Belakang Blunder, Bali United Gagal Taklukkan Tuan Rumah Persik Kediri

 

Bali United gagal meraih poin maksimal saat bertandang ke markas Persik Kediri, Jumat (30/1/2026). Mereka takluk 2-3 atas Persik Kediri di laga pekan ke-19 Super League 2025/2026. (Foto butd)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS - Meski tuan rumah Persik Kediri secara peringkat masih di bawah Bali United, namun skuad besutan pelatih asal Belanda, Johnny Jansen tersebut gagal menaklukkannya. Bahkan Bali United kalah 2-3 atas Persik Kediri.

Pada laga pekan ke-19 Super League 2025/2026, Jumat (30/1/2026) di Stadion Brawijaya, Kediri, Ricky Fajrin dkk sebenarnya lebih dulu unggul atas Persik Kediri pada menit ke-23 melalui umpan cut back Boris Kopitovic di kotak pertahanan lawan, dan salah diantisipasi oleh M. Firly yang berujung gol.

Keunggulan tersebut tak bertahan lama karena Persik Kediri mampu menyamakan skor menjadi 1-1 enam menit kemudian. Kesalahan Kadek Arel memberikan back pass dimanfaatkan Jose Henrique menjadi gol penyeimbang.

Persik Kediri malah balik unggul saat terjadi salah pengertian antara Kadek Arel dan Mike Hauptmeijer yang mengganggap bola masih di bawah penguasaan penjaga gawang. Jose Enrique Rodriguez berhasil menyerobot bola dan melesakkannya ke gawang Mike Hauptmeijer.

Sebelum turun minum Persik Kediri di bawah polesan pelatih Marcos Reina Torres berhasil menambah gol menjadi 3-1 melalui Adrian Luna memanfaatkan bola rebound di menit ke-42.

Memasuki babak kedua, tempo permainan makin meningkat. Bali United yang ketinggalan gol jauh mengubah pola permainan. Mereka makin agresif dengan turunnya Jens Raven di menit ke-59.

Langkah itu dinilai positif. Yang terbukti Joao Ferrari berhasil membobol gawang Persik Kediri di menit ke-69. Skor menjadi 3-2.

Persik bermain bertahan mencegah gawang kebobolan lagi. Hingga akhir pertandingan usai, skor keduanya masih sama yakni 3-2. Persik menang tipis dengan hasil itu.

Dengan hasil kemenangan ini, Persik Kediri berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 22 poin dan Bali United di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 28 poin.

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres mengaku senang dengan kemenangan ini, apalagi setelah dua laga sebelumnya Persik Kediri tidak beruntung sehingga kalah.

Ia juga menambahkan, Persik mengakui agak kesulitan, namun dengan pola permainan dan komunikasi akhirnya berhasil mencetak gol dan mengamankan tiga poin. "Para pemain juga pantas untuk memenangkan laga ini," kata pelatih Marcos.

Menanggapi keputusan memainkan tiga pemain Spanyol di lini tengah, Marcos menjelaskan bahwa ia sangat percaya pada kualitas, pengalaman, dan pemahaman permainan terhadap mereka.

“Kami memainkan, Imanol Garcia, Adrian Luna dan Jon Toral karena kami tahu kualitas mereka. Mereka pemain yang cerdas, berpengalaman, dan tahu bagaimana cara menang. Mereka juga sangat cocok dengan strategi permainan yang saya inginkan,” ujar Marcos.

Sementara itu, pelatih Bali United Johnny Jansen mengaku kecewa dengan hasil ini. Para pemain sudah bermain baik di awal-awal pertandingan, namun karena ada kesalahan dimanfaatkan lawan sehingga kemasukan gol.

Ia juga mengaku di babak kedua para pemain Bali United berusaha bangkit. Dirinya kecewa karena gagal meraih tiga poin di kandang Persik Kediri.

"Babak kedua kami berusaha untuk bangkit kembali, tapi tidak bisa menang di sini, padahal itu target kami. Tentunya merasa kecewa dengan hasil ini," kata pelatih Johnny Jansen. (djo)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama