Perspectives News

PLN UP2D Bali Edukasi Siswa SDN 14 Dauh Puri Peduli Bahaya Listrik


Siswa SD Negeri 14 Dauh Puri tampak antusias mengikuti kegiatan edukasi dini peduli bahaya listrik yang disampaikan oleh Tim PLN UP2D Bali, Kamis (29/1/2026). (Foto: PLN)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Di tengah aktivitas masyarakat Bali yang semakin padat dan penggunaan listrik yang kian meningkat, terutama saat musim hujan seperti ini, keamanan dan keselamatan dalam menggunakan listrik menjadi hal yang sangat penting.

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali menggelar edukasi Peduli Bahaya Listrik Sejak Dini kepada 86 siswa SD Negeri 14 Dauh Puri, Denpasar, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional.

Melalui edukasi ini, anak-anak diperkenalkan pada bahaya listrik yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti bermain di dekat stop kontak, menggunakan peralatan listrik dengan tangan basah, atau berada di sekitar kabel yang rusak.

Hal-hal sederhana ini sering terjadi di rumah maupun lingkungan sekitar, namun bisa berisiko jika tidak dipahami dengan baik.

Dengan pemahaman sejak usia dini, anak-anak diharapkan tidak hanya mampu menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga mengingatkan orang tua dan keluarga di rumah. Dengan begitu, potensi kecelakaan akibat listrik dapat dikurangi, dan penggunaan listrik di masyarakat Bali menjadi lebih aman dan nyaman.

Edukasi disampaikan secara interaktif oleh tim PLN UP2D Bali dengan menggunakan alat peraga dan contoh sederhana yang dekat dengan keseharian anak-anak. Cara ini membuat suasana edukasi menjadi lebih menyenangkan, sehingga siswa lebih mudah memahami dan berani bertanya selama kegiatan berlangsung.

Manajer PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap keselamatan masyarakat.

“Di Bali, listrik digunakan hampir di setiap aktivitas, baik di rumah, sekolah, maupun tempat usaha. Karena itu, penting bagi anak-anak untuk memahami sejak dini bagaimana menggunakan listrik dengan aman. Melalui edukasi ini, PLN ingin membantu melindungi generasi muda sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional, yang mengajak semua pihak untuk menjadikan keselamatan sebagai budaya, bukan sekadar aturan.

Kepala SD Negeri 14 Dauh Puri, I Wayan Suartawan, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN UP2D Bali. Anak-anak mendapatkan pengetahuan penting tentang bahaya listrik dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Alat peraga yang digunakan sangat membantu mereka memahami materi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh guru, Ni Made Sintawati, yang menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa.

“Anak-anak terlihat antusias dan senang belajar. Pengetahuan seperti ini sangat penting sebagai bekal keselamatan mereka, baik di rumah maupun di lingkungan sekitar,” katanya.

Melalui kegiatan edukasi ini, PLN UP2D Bali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat Bali, tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra edukasi yang peduli terhadap keselamatan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat secara luas. (lan/pln)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama