Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan saat Rapat Pembahasan Kebutuhan Peningkatan Kompetensi, Senin (12/1/2026), di Kantor Kementerian ATR/BPN. (Foto: Humas Kementerian ATR/BPN)
JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS
- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah
menyusun progres pembinaan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Pembinaan SDM
dinilai penting mengingat kompleksitas tugas serta tantangan pelayanan publik
yang terus berkembang. Oleh karena itu, diperlukan penyelarasan dan peningkatan
kompetensi pegawai.
“Untuk memitigasi risiko terkait ketimpangan kompetensi,
ketimpangan pengetahuan, peran pengembangan dan pembinaan SDM ini sangat
dibutuhkan. Mengingat kita memiliki SDM dengan berbagai jabatan, latar belakang
pendidikan, serta tugas kita yang bertambah dan tuntutan masyarakat cukup
tinggi (terhadap pelayanan),” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN,
Dalu Agung Darmawan, pada Rapat Pembahasan Kebutuhan Peningkatan Kompetensi,
Senin (12/1/2026), di Kantor Kementerian ATR/BPN.
Berdasarkan data Biro Organisasi, Tata Laksana, dan
Manajemen Risiko (Ortala MR), jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan
Kementerian ATR/BPN saat ini mencapai kurang lebih 34.000 pegawai, yang terdiri
atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
(PPPK). Melihat kondisi tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN
menekankan pentingnya membangun kelembagaan secara serius dan terperinci,
sesuai dengan potensi yang dimiliki setiap pegawai.
“Ini peran dari teman-teman pengembangan SDM, untuk melihat
para aktor yang ada di kantah seperti apa. Misal untuk loket pelayanan, seperti
apa karakteristik pegawainya, bahkan sampai pada pekerjaan yang sifatnya teknis
seperti ketatausahaan, itu penting kita bahas,” ujar Dalu Agung Darmawan di
hadapan peserta rapat yang terdiri atas sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi
Pratama dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia; Biro Sumber Daya Manusia;
serta Biro Ortala dan Manajemen Risiko.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
(BPSDM), Agustyarsyah, menyampaikan bahwa sejumlah persoalan dalam organisasi
kerap berawal dari permasalahan SDM. Oleh karena itu, untuk mendukung pemetaan
SDM di lingkungan Kementerian ATR/BPN, BPSDM membentuk assessment center guna
menyusun profil pegawai serta menyediakan berbagai pelatihan dalam rangka
pengembangan kompetensi, baik manajerial maupun teknis.
“Ke depan pada Mei 2026 kami tengah menyiapkan project
kantor model untuk tiga kantor pertanahan. Mudah-mudahan sudah berjalan dengan
harapan model kantor ini menjadi contoh untuk ratusan kantor pertanahan yang
lain. Kita sudah memetakan kondisinya seperti apa, profilnya, pelatihan apa
yang diperlukan. Mohon dukungannya pak sekjen dan bapak ibu kepala biro,” ujar
Agustyarsyah. (AR/RS)
