Perspectives News

Sopir Ngantuk Tabrak Ambulans Dinkes Jembrana

 


Kondisi kendaraan setelah mengalami insiden laka lantas di Banjar Bale Agung, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, pada Selasa (6/1/2026). (Foto:Satlantas Jembrana).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Bale Agung, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, pada Selasa (6/1/2026) siang.

Sebuah mobil ambulans milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Jembrana yang tengah terparkir dilaporkan ringsek setelah dihantam oleh pengemudi yang diduga mengantuk.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 WITA ini melibatkan Suzuki Ertiga bernomor polisi DK-1015-WP yang dikemudikan oleh Nengah Wartawan (63) asal Desa Kaliakah, Negara.

Mobil tersebut melaju dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar).

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat kondisi fisik yang tidak prima alias mengantuk.

"Mobil Ertiga tersebut oleng dan langsung menghantam bagian belakang ambulans APV DK-1253-W yang sedang parkir di bahu jalan," ujar Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan.

Kerusakan signifikan benturan keras tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada kedua kendaraan.

Bagian depan Suzuki Ertiga nampak hancur, sementara ambulans yang dikemudikan Komang Suartama (41) asal Yehembang mengalami penyok berat pada bagian belakang kanan serta lampu pecah.

Meski kondisi kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup berat, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Baik Nengah Wartawan maupun Komang Suartama dinyatakan selamat.

Imbauan Kepolisian Iptu Aldri Setiawan kembali mengingatkan para pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan.

"Kami mengimbau pengendara untuk selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat dan jangan memaksakan diri demi keselamatan bersama," tegasnya. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama