Pemeliharaan jaringan listrik untuk kehandalan, kualitas dan kontinuitas kelistrikan pelanggan tetap terjaga dengan baik. (Foto: PLN)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali memastikan layanan kelistrikan bagi masyarakat Bali sepanjang tahun 2025 berjalan andal, berkualitas, dan berkelanjutan.
Keandalan
layanan listrik tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung aktivitas
rumah tangga, dunia usaha, sektor pariwisata, hingga layanan publik di seluruh
wilayah Bali.
General
Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan, sepanjang 2025 PLN
berfokus menjaga keandalan sistem kelistrikan agar kebutuhan listrik masyarakat
dapat terpenuhi secara optimal.
“Sepanjang
2025, PLN memastikan listrik hadir secara andal dan berkualitas untuk mendukung
aktivitas masyarakat Bali. Listrik menjadi fondasi penting agar kegiatan rumah
tangga, usaha, dan layanan publik dapat berjalan dengan lancar,” ujar Eric.
Sepanjang
Desember 2025, realisasi penjualan listrik di Bali tercatat sebesar 695,12 GWh.
Sementara secara kumulatif sepanjang tahun 2025, penjualan tenaga listrik
mencapai 7.758 GWh, tumbuh 6,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan
ini mencerminkan meningkatnya pemanfaatan listrik seiring dengan bergeraknya
aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Bali.
Dari sisi
pendapatan, PLN UID Bali membukukan realisasi sebesar Rp10,12 triliun sepanjang
tahun 2025, meningkat 3,31 persen (year on year).
Menurut
Eric, capaian ini menunjukkan layanan kelistrikan memberikan kontribusi nyata
dalam mendukung produktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
“Pendapatan
yang tumbuh menunjukkan bahwa listrik dimanfaatkan secara produktif oleh
masyarakat dan dunia usaha. Ini menegaskan peran listrik sebagai penopang
aktivitas ekonomi di Bali,” jelasnya.
Selain itu,
pertumbuhan pelanggan juga menunjukkan tren positif. Hingga akhir Desember
2025, jumlah pelanggan di Bali bertambah 107.069 pelanggan, dengan peningkatan
daya tersambung mencapai 472,44 MVA.
Hal ini
menandakan semakin luasnya akses serta kapasitas layanan listrik untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat, pelaku usaha, dan fasilitas publik.
Untuk
menjaga kualitas layanan, PLN UID Bali secara konsisten melakukan pemantauan
dan evaluasi pemakaian listrik, khususnya pada pelanggan Tegangan Menengah
(TM), sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sistem distribusi dan
kualitas layanan kelistrikan.
“Pemantauan
pemakaian dilakukan agar sistem kelistrikan tetap andal dan layanan kepada
pelanggan berlangsung optimal. Dengan sistem yang terjaga, kebutuhan listrik
masyarakat dapat dilayani secara berkelanjutan,” tambah Eric.
Memasuki
tahun 2026, PLN UID Bali akan terus memperkuat strategi pelayanan kelistrikan
yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk mendukung
pengembangan energi bersih dan transportasi berbasis listrik di Bali.
“Ke depan,
fokus PLN adalah memastikan listrik tetap menjadi penopang kenyamanan hidup
masyarakat, penggerak aktivitas ekonomi, serta mendukung pembangunan Bali yang
berkelanjutan,” tutup Eric. (lan/pln)
