Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur tengkorak Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, Sabtu (3/1/2026) dini hari. Sebuah minibus Toyota Hiace menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang parkir, mengakibatkan dua orang penumpang tewas. (Foto:Polsek Mendoyo)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecelakaan maut kembali
terjadi di jalur tengkorak Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di
Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana pada
Sabtu (3/1/2026) dini hari.
Sebuah minibus Toyota Hiace menabrak bagian belakang truk
tronton yang sedang parkir, mengakibatkan dua orang penumpang tewas.
Kapolsek Mendoyo, Kompol Wayan Sartika, mengonfirmasi bahwa
insiden yang terjadi sekitar pukul 00.10 WITA tersebut melibatkan Toyota Hiace
bernomor polisi N-7648-YJ dan Truk Isuzu Box Tronton L-87867-UU.
"Kendaraan Hiace bergerak dari arah timur ke barat.
Setibanya di lokasi yang merupakan jalan lurus menanjak, mobil tiba-tiba
bergerak ke kiri melewati garis tepi jalan dan menghantam bagian belakang truk
tronton yang sedang parkir di bahu jalan," ujar Kompol Wayan Sartika.
Akibat benturan keras tersebut, dilaporkan dua orang tewas
di lokasi kejadian akibat cedera kepala berat (CKB), yakni, Romiatul Hasanah
(33) warga Lumajang, mengalami patah bahu kiri dan pendarahan pada hidung serta
telinga. Ahmad Saigam Satriani (7), bocah berusia tujuh tahun yang mengalami
luka serius pada bagian kepala.
Selain korban jiwa, tiga penumpang lainnya dilaporkan
mengalami luka-luka (CKR) dan luka robek pada bagian wajah, namun dalam kondisi
sadar. Sementara itu, pengemudi Hiace, Teguh Dwi Saputra (21), asal Lumajang
dan pengemudi truk dilaporkan selamat.
Polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti
untuk penyelidikan lebih lanjut. Kondisi jalan di lokasi diketahui beraspal
baik dengan marka jalan yang utuh, namun situasi di sekitar lokasi saat malam
hari tergolong remang-remang. Kerugian material akibat kecelakaan ini ditaksir
mencapai Rp18.000.000.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan, terutama
yang melintasi jalur lintas provinsi, untuk selalu waspada dan memastikan
kondisi fisik dalam keadaan prima saat berkendara di malam hari guna
menghindari kecelakaan serupa. (dik)
