NEGARA, PERSPECTIVESNEWS- Pemandangan tak biasa terlihat di
area publik Jembrana saat Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I
Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) mendadak menjadi ‘pedagang’.
Mengenakan celemek (apron), duet pemimpin Jembrana ini
secara cekatan menawarkan dan menyajikan produk lokal langsung ke tangan
masyarakat sebagai bagian dari prosesi peluncuran dua unit Food Truck UMKM, di
Gedung Kesenian Bung Karno, Jumat (20/2/2026).
Aksi simbolis ini dilakukan usai prosesi pemecahan kendi
sebagai tanda komitmen pemerintah daerah untuk turun langsung mengawal
kebangkitan ekonomi kerakyatan dan penguatan
sektor UMKM di Bumi Makepung.
Launching food truck Jembrana menandai capaian strategis
dari berbagai program kerja satu tahun kepemimpinan Kembang-Ipat.
Acara peluncuran yang berlangsung meriah di area publik
Jembrana ini menjadi simbol modernisasi pemberdayaan ekonomi kreatif di Bumi
Makepung serta dukungan penguatan bagi UMKM Jembrana .
Suasana semakin hangat dan menarik perhatian warga saat
prosesi simbolis berlanjut ke dalam unit food truck.
Tidak hanya meresmikan, Bupati Kembang dan Wabup Ipat secara
mengejutkan langsung mengambil peran sebagai pedagang. Dengan mengenakan
celemek, keduanya tampak cekatan meracik dan menyajikan produk UMKM kepada
masyarakat yang hadir.
Aksi ini menjadi pesan kuat bahwa pemimpin Jembrana hadir
langsung di tengah denyut nadi ekonomi rakyat.
"Hari ini kita tidak hanya memberikan aset fisik, tapi
memberikan ruang mobilitas bagi UMKM kita. Food truck ini adalah jemput bola.
Kita ingin produk lokal Jembrana hadir di pusat-pusat keramaian dengan kemasan
yang keren, representatif, dan kompetitif," ujar Bupati Kembang di
sela-sela kegiatannya melayani pembeli.
Bupati menambahkan, dua unit food truck ini akan
dimanfaatkan UMKM Jembrana memasarkan produk
Mereka secara mobile berpindah-pindah tempat di titik-titik
keramaian.
Kehadiran armada ini dirancang khusus untuk memangkas jarak
antara produsen lokal dengan konsumen, menghadirkan produk unggulan UMKM
langsung di tengah pusat keramaian masyarakat.
Pemanfaatan food truck ini juga dinilai sebagai solusi
efektif untuk memperkenalkan profil produk UMKM secara lebih visual dan
menarik.
"Melalui food truck ini, kita melakukan strategi jemput
bola. Ini adalah cara pemasaran yang kreatif, modern, dan yang terpenting, lebih
dekat dengan warga. Kita ingin produk lokal Jembrana menjadi pilihan utama yang
mudah dijangkau oleh masyarakat kita sendiri," ujar Bupati Kembang. (humasJ)