Pelatih kepala Bali United Johnny Jansen (kiri) didampingi pemain belakang Kadek Arel saat prematch press conference sebelum menghadapi tuan rumah PSIM Yogyakarta, Minggu (22/2/2026) (Fto: BUTD)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS – Empat kali gagal menggapai poin penuh membuat pelatih Bali
United Johnny Jansen mewajibkan punggawanya meraih poin maksimal kala dijamu
PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada laga pekan ke-22 Super
League 2025/2026, Senin (23/2/2026).
Jansen mengatakan persiapan punggawanya untuk menghadapi
Laskar Mataram—julukan PSIM Yogyakarta tidak ada kendala dan tengah dalam
motivasi tinggi untuk meraih hasil positif.
"Persiapan yang sama seperti sebelumnya dan tidak ada kendala.
Persiapannya juga baik selama seminggu terakhir dan kami ingin menang di laga
besok malam," ungkap Coach Johnny dalam prematch press conference di
Yogyakarta, Minggu (22/2/2026).
Meski tidak ada masalah, namun pelatih asal Belanda ini tahu
bahwa situasi sulit tengah dihadapi timnya khususnya pada putaran kedua ini. Memasuki putaran kedua kompetisi resmi di
Indonesia, mantan nahkoda PEC Zwolle ini belum mampu memberikan kemenangan
untuk tim kebanggaan Pulau Dewata itu.
Beberapa rencana dan evaluasi menyeluruh untuk timnya telah
dilakukan. Apa yang dilakukan tersebut diharapkan mampu mengubah kepercayaan
diri anak asuhnya untuk tampil lebih maksimal dari pekan sebelumnya.
"Ada beberapa hal yang kami ubah untuk bisa meraih
kembali poin sempurna. Kami bicara dengan pemain, menunjukkan beberapa video
pertandingan, dan mencari solusi untuk rencana kita bersama. Saya tidak bisa
menjelaskan secara penuh rencana itu, tetapi kita akan berusaha melakukan
maksimal demi hasil yang terbaik," jelas Coach Johnny.
Pada pertemuan putaran pertama di Stadion Kapten I Wayan
Dipta sebelumnya, Bali United dipaksa harus mengakui keunggulan PSIM Yogyakarta
dengan skor 1-3.
Namun dalam laga persahabatan sebelum memulai kompetisi
kasta teratas itu, Laskar Mataram pernah dibuat tunduk 6 gol oleh Serdadu
Tridatu di stadion yang sama. (djo)
