Suasana aktifitas di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana Bali. (Foto:dik/Perspectives)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- PT ASDP Indonesia Ferry
(Persero) resmi meluncurkan program stimulus berupa diskon tarif penyeberangan
di 14 pelabuhan utama untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026/1447 Hijriah.
Kebijakan ini dirancang untuk mengurai kepadatan trafik
sekaligus meringankan biaya perjalanan masyarakat yang hendak pulang kampung.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menjelaskan, program ini
merupakan bagian dari strategi nasional untuk memastikan kelancaran arus mudik.
"Kami ingin memastikan mudik tahun ini lebih tertib,
terjangkau, dan lancar melalui kolaborasi nyata antara Pemerintah dan
BUMN," ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas
kementerian, stimulus ini akan berlangsung selama 20 hari, mulai 12 hingga 31
Maret 2026. Adapun besaran diskon yakni pemotongan 100% pada tarif jasa
pelabuhan, atau setara dengan potongan rata-rata 21,9% dari total harga tiket.
Target sasaran yakni penumpang pejalan kaki, kendaraan roda dua (Golongan II),
dan mobil pribadi/sedan (Golongan IVA).
Mencakup 7 jalur padat, di antaranya Merak–Bakauheni,
Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, hingga Sape–Labuan Bajo.
Khusus untuk jalur tersibuk Merak–Bakauheni, ASDP menerapkan
skema Single Tarif (Satu Harga). Skema ini menghapus selisih harga antara
layanan reguler dan ekspres pada periode arus mudik 13–20 Maret 2026 (dari
Merak). Selanjutnya periode arus balik, 23–29 Maret 2026 (dari Bakauheni).
Dengan total anggaran mencapai Rp 35,55 Miliar, pemerintah
memprediksi manfaat diskon ini akan dirasakan oleh lebih dari 2,4 juta orang
yang bergerak melintasi pulau.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale mengingatkan pemudik
untuk wajib memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan. Tiket sudah dapat dipesan
sejak H-60 melalui aplikasi Ferizy.
"Pemesanan jauh hari sangat krusial untuk menghindari
antrean panjang dan memastikan ketersediaan kuota. Pastikan data identitas
diisi dengan benar demi kelancaran bersama," pungkas Windy. (dik)