JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Wakil Bupati Jembrana IGN
Patriana Krisna (Ipat) menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah
Daerah (MUSDA) IX Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Jembrana masa khidmat
2025-2030, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serba Guna MAN 1
Jembrana dihadiri Forkopimda Jembrana dan jajaran pengurus serta anggota MUI
Kabupaten Jembrana.
Wabup Ipat menegaskan dinamika dan perkembangan masyarakat
yang majemuk saat ini menuntut peningkatan peran, fungsi dan tanggung jawab
organisasi dalam kehidupan demokrasi secara konstitusional.
Organisasi kemasyarakatan, menurutnya, menjadi sarana
partisipasi masyarakat dalam mewujudkan cita-cita nasional, menjaga dan
memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), selain untuk
mengembangkan kehidupan demokrasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar
1945.
“Roda organisasi, khususnya MUI Kabupaten Jembrana, saya
yakini telah berjalan berlandaskan AD/ART serta mampu mengikuti perkembangan
situasi dan kondisi. Ini penting dalam rangka bersama para pemangku kepentingan
membangun di berbagai aspek kehidupan guna meningkatkan kesejahteraan
masyarakat, khususnya di Kabupaten Jembrana,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para peserta MUSDA IX yang disebutnya
sebagai anggota-anggota pilihan, yang mampu berpikir luas dan berorientasi pada
kepentingan bersama. Terutama dalam menjaga keamanan, ketenteraman dan
ketertiban yang selama ini telah berjalan kondusif di Jembrana.
Menurut Ipat, peran aktif ulama sangat strategis dalam
memelihara keharmonisan serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Karena itu,
ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus MUI Kabupaten Jembrana
yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan
pembangunan di berbagai bidang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan
kontribusi MUI dalam mewujudkan masyarakat Jembrana yang maju, harmoni dan
bermartabat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia MUSDA IX MUI Kabupaten
Jembrana, Agus Setiawan, mengatakan bahwa forum musyawarah ini menjadi momentum
penting untuk memperkuat peran ulama di tengah masyarakat.
Melalui MUSDA IX ini diharapkan lahir kepengurusan baru yang
mampu membawa MUI Kabupaten Jembrana semakin solid, adaptif, serta terus
bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga
harmoni di Bumi Makepung.
“Secara kelembagaan, kami mengucapkan terima kasih kepada
Pemerintah Daerah karena telah memberikan kesempatan menggelar Musda MUI IX
hari ini. Seperti tema Kami ingin menguatkan peran ulama dalam Penguatan
Komitmen Ulama dalam menjaga persatuan umat dan kemitraan dengan pemerintah
dalam mewujudkan Jembrana yang Aman, Damai dan Harmoni,” ujarnya. (humasJ)
