Perspectives News

IKKES Bali Gelar Talk Show “Stigma, Tantangan, dan Solusi: Komitmen Mewujudkan Kehidupan Harmonis Warga Sumba di Bali”

 

Para narasumber yang tampil pada talk show yang digelar IKKES Bali bertajuk “Stigma, Tantangan, dan Solusi: Komitmen Mewujudkan Kehidupan Harmonis Warga Sumba di Bali” di Gedung PRG Presisi Polda Bali, Sabtu (14/2/2026) (Foto: billy)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Ikatan Keluarga Sumba (IKKES) Bali, Sabtu (14/2/2026) menggelar talkshow di Gedung PRG Presisi Polda Bali yang menghadirkan sejumlah narasumber dengan moderator Fredrik Bily SH, MH—seorang advokat yang aktif di berbagai organisasi keagamaan, olahraga, dan kemasyarakatan di Bali.

Talk show dengan tema “Stigma, Tantangan, dan Solusi: Komitmen Mewujudkan Kehidupan Harmonis Warga Sumba di Bali” itu menjadi ruang dialog terbuka, yang mempertemukan unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, dan perwakilan legislatif untuk memperkuat harmoni dan kolaborasi warga Sumba di Bali.

Narasumber yang Hadir, yakni Dir Intelkam Polda Bali Syahbuddin, Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Sumba Barat Daya  Enos Eka Dede, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat  Yermia Ndapa Doda, Panyarikan Agung Majelis Desa Adat Bali Dewa Rai Asmara Putra, dan Anggota Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga.

“IKKES Bali kembali menunjukkan komitmennya sebagai jembatan dialog dan solusi melalui talk show bertema Stigma, Tantangan, dan Solusi,” ujar Fredrik Billy membuka talk show yang dihadiri banyak peserta itu.

Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif. Dir Intelkam Polda Bali, Syahbuddin, misalnya, menegaskan pentingnya deteksi dini, komunikasi aktif, serta peran organisasi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Sedangkan Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani mengatakan pemerintahnya dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya serta Sumba Barat terus berkomitmen membangun kualitas SDM dan memperkuat pembinaan warga di perantauan.

Sementara Panyarikan Agung MDA Bali Dewa Rai Asmara Putra, menekankan pentingnya menghormati nilai adat dan kearifan lokal Bali sebagai fondasi harmoni sosial. Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI, Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga menegaskan peran negara dalam menjamin keadilan, perlindungan hukum, serta penguatan kebijakan yang berpihak pada persatuan bangsa.

Diskusi berjalan terbuka, tajam, dan tetap solutif, menghadirkan ruang komitmen bersama bahwa warga Sumba di Bali adalah bagian dari solusi dalam menjaga ketertiban, persaudaraan, dan martabat bersama.

Talk show ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi langkah konkret membangun citra positif, memperkuat solidaritas, dan memastikan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan. (*)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama