DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan secara resmi Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Denpasar Tahun Anggaran (TA) 2025 dihadapan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede di Gedung DPRD Kota Denpasar, Rabu (25/3). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, IB. Yoga Adi Putra, I Made Oka Cahyadi Wiguna serta segenap Anggota DPRD Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Forkopimda Kota Denpasar, Kepala OPD serta undangan lainya.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam pidato pengantarnya menjelaskan, hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan tiap tahunya dilaporkan dalam LKPJ. Dimana, laporan kali ini mencakup beberapa hal, yakni capaian pelaksanaan program dan kegiatan serta permasalahan dan upaya penyelesaian setiap urusan pemerintahan, kebijakan strategis yang ditetapkan oleh kepala daerah dan pelaksanaannya serta tindak lanjut rekomendasi DPRD tahun anggaran sebelumnya.
Lebih lanjut dijelaskan, pembangunan manusia di Kota Denpasar terus menunjukkan tren yang meningkat. Dalam sepuluh tahun terakhir, tingkat pembangunan manusia Kota Denpasar telah masuk katagori "sangat tinggi". Dimana, capaian IPM Kota Denpasar tahun 2025 sebesar 85,63 tercatat menduduki peringkat tertinggi di Provinsi Bali.
Dikatakannya, pertumbuhan perekonomian di Kota Denpasar di Tahun 2025 mencapai 6,11. Angka pengangguran terbuka Tahun 2024 sebesar 2,11, mengalami penurunan pada Tahun 2025 sebesar 1,41. Sedangkan angka kemiskinan Tahun 2024 sebesar 2,59 menurun pada Tahun 2025 sebesar 2,16.
Dikatakannya, pembangunan di sektor kesehatan dapat dilihat dari angka harapan hidup. Angka harapan hidup penduduk yang lahir di tahun 2025 mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2024. Dimana, pada tahun 2024 angka harapan hidup sebesar 75,80 tahun meningkat menjadi 76,49 tahun ditahun 2025. Tak hanya itu, capaian pembangunan disektor Pendidikan, kesehatan dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat Denpasar telah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Jaya Negara menjelaskan, didalam Pengelolaan Keuangan Daerah khususnya yang berkaitan dengan Pengelolaan Pendapatan Daerah dapat dilaporkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar tahun 2025 dirancang dengan pendekatan kinerja. Dimana, pada Tahun Anggaran 2025, Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp. 3.389.044.199.263,00 dengan realisasi mencapai Rp. 3.562.778.417.859,95 atau sebesar 105,13 persen.
Sementara, Belanja yang direncanakan tahun anggaran 2025 sebesar Rp. 4.088.096.143.469,00 dengan realisasi mencapai Rp. 3.617.104.904.115,89 atau sebesar 88,48 persen. Sedangkan mengenai Pembiayaan Daerah penerimaannya direncanakan sebesar Rp. 757.551.944.206,00 dengan realisasi sebesar Rp. 757.551.944.206,00 atau sebesar 100 persen. Demikian pula halnya dengan Pengeluaran Pembiayaan Daerah yang direncanakan sebesar Rp. 58.500.000.000,00 dengan realisasinya sebesar Rp. 58.500.000.000,00 atau sebesar 100 persen.
"Besar harapan kami untuk mendapatkan masukan, kritik dan saran dari para anggota dewan yang terhormat untuk penyempurnaan LKPJ TA 2025 ini sebagai bentuk pertanggungjawaban bersama dalam membangun Kota Denpasar dengan prinsip transparan dan akuntabel," ujarnya. (HumasDps/Eka).