Perspectives News

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Mamungkah di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas, Padangsambian Kelod







Wawali Arya Wibawa saat menghadiri pelaksanaan Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas, Desa Padangsambian Kelod, Rabu (25/3). (Foto: Hms. Dps) 


DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Bertepatan dengan Rahina Buda Umanis Wuku Dukut, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri pelaksanaan Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas, Desa Padangsambian Kelod, Rabu (25/3).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, I Wayan Subawa, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Tananjaya Asmara Putra, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, Perbekel Desa Padangsambian Kelod, I Gede Wijaya Saputra, serta tokoh masyarakat setempat.

Pelaksanaan karya berlangsung khidmat dengan diiringi suara gambelan dan kidung suci. Rangkaian upacara diawali dengan sesolahan Tari Rejang Dewa, Tari Rejang Renteng, serta Topeng Wali, dan diakhiri dengan persembahyangan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah merupakan bentuk dukungan spiritual sekaligus apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam menjaga keseimbangan alam dan keharmonisan kehidupan.

“Ini merupakan wujud nyata implementasi ajaran Tri Hita Karana, yakni menjaga keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan lingkungan. Selain itu, upacara ini juga bertujuan untuk mengukuhkan kembali kedudukan linggih sebagai tempat suci pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa setelah selesai dibangun,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, melalui pelaksanaan upacara ini diharapkan masyarakat senantiasa diberikan keharmonisan, kesehatan, dan kerahayuan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Panitia Karya Mamungkah dan Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Agung, I Made Sugita menjelaskan bahwa upacara ini dilaksanakan usai rampungnya pemugaran 13 pelinggih di Pura Taman Sari Bendesa Manik Mas. Ia menambahkan bahwa pura tersebut diempon oleh 90 Kepala Keluarga (KK) dari 7 banjar di Desa Padangsambian Kelod. Puncak karya dilaksanakan pada hari ini, sementara rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 17 Maret dan akan berlanjut dengan prosesi nyenuk serta penyineban pada 28 Maret mendatang.

“Karya ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan swadaya pengempon, punia dari tokoh masyarakat, serta bantuan hibah sebesar Rp 400.000.000 dari Pemerintah Kota Denpasar. Kami berharap melalui karya ini dapat memberikan keharmonisan dan kerahayuan bagi seluruh umat,” ujarnya.

Pelaksanaan upacara diakhiri dengan persembahyangan bersama, dan penyerahan dana hibah oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. (Ayu/humas.dps)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama