Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto (tengah) didampingi GM PLN UID Bali Eric Rossi Priyo Nugroho (dua dari kanan) menyampaikan keterangan kesiapan SPKLU dalam menyambut liburan Idul Fitri 1447 H. (Foto: PLN Bali)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- PT PLN (Persero)
memastikan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
(SPKLU) di Bali untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik dan
libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah.
Selain memastikan keandalan fasilitas pengisian daya, PLN
juga menghadirkan dukungan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile untuk
membantu pengguna kendaraan listrik merencanakan perjalanan dengan lebih mudah.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto
melakukan inspeksi langsung kesiapan fasilitas di sejumlah titik strategis,
mulai dari SPKLU Gilimanuk, SPKLU Negara, SPKLU Soka, hingga SPKLU Center Hayam
Wuruk Denpasar yang merupakan salah satu pusat SPKLU terbesar di Bali.
“Dalam rangka memastikan kesiapan menjelang Idulfitri, kami
melakukan pengecekan sampling di beberapa SPKLU. Di SPKLU Center Hayam Wuruk
Denpasar ini kami memastikan kesiapan teknis mulai dari trafo, kabel, mesin
pengisian hingga aspek keselamatan kerja seperti APAR. Hasilnya seluruh
fasilitas berfungsi dengan baik dan siap melayani pemudik maupun pelancong
pengguna kendaraan listrik,” ujar Adi di Denpasar, Jumat (13/3/2026).
SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar menjadi salah satu lokasi
favorit pengguna kendaraan listrik karena dilengkapi teknologi Ultra Fast
Charging dan Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat.
“Para pengguna EV tidak perlu ragu menggunakan SPKLU PLN.
Infrastruktur kelistrikan dan sistem operasionalnya telah dipastikan siap
sehingga perjalanan dapat dinikmati dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Di Bali, PLN UID Bali menyiapkan 142 EV charger yang
tersebar di 9 kabupaten/kota, serta menyiagakan petugas selama 24 jam untuk
memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat maupun wisatawan yang menggunakan
kendaraan listrik.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho
mengatakan kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN mendukung mobilitas
pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan dari Jawa menuju Bali
maupun sebaliknya.
“Seluruh SPKLU telah dilengkapi petugas yang siaga 24 jam
sehingga pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya saat
melakukan perjalanan di Bali,” ujar Eric.
Ia menambahkan, SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar saat ini
menjadi pusat pengisian terbesar di Bali dan ke depan PLN akan terus menambah
SPKLU Center di berbagai titik strategis.
“Melihat pertumbuhan kendaraan listrik di Bali yang
meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, kami akan terus
memperkuat infrastruktur pengisian agar ekosistem kendaraan listrik semakin
siap,” jelasnya.
Selain infrastruktur fisik, PLN juga menghadirkan kemudahan
layanan melalui aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan pengguna kendaraan
listrik mengakses berbagai fitur pendukung perjalanan.
EVP Niaga dan Pemasaran PLN, Nayusrizal, menjelaskan bahwa
PLN Mobile dirancang sebagai “Your EV Partner” bagi pengguna kendaraan listrik.
“Melalui PLN Mobile, pengguna dapat mengecek lokasi SPKLU
terdekat dan melihat charger yang tersedia. Ada juga fitur Trip Planner yang
membantu merencanakan perjalanan kendaraan listrik, serta fitur antrian EV
untuk mengetahui charger yang kosong sehingga waktu tunggu dapat lebih
efisien,” ujar Nayus.
Dari sisi dukungan digital, ICON Plus memastikan seluruh
SPKLU telah terhubung dalam sistem digital yang memungkinkan pengguna memantau
ketersediaan charger secara real time melalui PLN Mobile.
Senior Manager ICON Plus SBU Bali dan Nusa Tenggara, Anton
Suprapto Adi, menjelaskan bahwa konektivitas SPKLU telah terintegrasi secara
nasional untuk memastikan layanan berjalan lancar.
“Seluruh SPKLU telah terkoneksi dan ditampilkan secara
digital di aplikasi PLN Mobile. Jika pengguna mengalami kendala, PLN juga
menyediakan hotline khusus layanan SPKLU di nomor 0877-111-2123 yang siap
membantu pelanggan,” ujarnya.
Salah satu pengguna kendaraan listrik, Jason, mengaku
semakin nyaman menggunakan mobil listrik karena didukung infrastruktur
pengisian yang semakin mudah diakses.
“Saya suka mobil listrik karena jarak tempuhnya bagus dan
lebih irit. Dari sisi keamanan dan kenyamanan juga sudah sangat baik, apalagi
sekarang SPKLU semakin mudah ditemukan,” ungkapnya.
Dengan kesiapan infrastruktur SPKLU serta dukungan teknologi
digital melalui PLN Mobile, PLN optimistis masyarakat dapat menikmati
perjalanan mudik dan libur Idulfitri dengan lebih aman, nyaman, dan efisien
menggunakan kendaraan listrik. (lan/pln)
