Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie ke babak 16 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (ABC) 2026 di China. (Foto: PBSI)
JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS - Tunggal putra Jonatan Christie dan tunggal putri Putri Kusuma Wardani ke babak 16 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (ABC) 2026 setelah mengalahkan lawan-lawannya pada Rabu (8/4/2026) di Ningbo Olympic Sports Center, China.
Di babak 32 besar itu
Jojo—sapaan akrab Jonatan Christie menang atas wakil Malaysia Leong Jun Hao
dengan skor meyakinkan 21-13, 21-8. Sedangkan Putri KW menang atas wakil Uni
Emirat Arab Prakriti Bharath dengan skor 21-3, 21-7.
Dikutip dari PP PBSI, Jojo dalam laga tersebut mengaku lebih
menekankan kualitas permainan dibandingkan mengejar hasil semata.
"Target saya melakukan yang semaksimal mungkin dulu.
Saya tidak pernah terlalu mematok hasil, yang penting bermain bagus dan ada improvisasi
dari permainannya," kata Jonatan setelah laga.
Unggulan ketiga tersebut mengatakan dirinya memilih fokus
pada performa di lapangan, termasuk bagaimana mengembangkan variasi permainan
agar tetap kompetitif menghadapi lawan-lawan berikutnya.
Selain itu, Jonatan juga memilih untuk fokus pada pemulihan
kondisi karena calon lawan di babak berikutnya masih menuntaskan pertandingan.
Di babak Selanjutnya, Jojo akan berhadapan dengan wakil
Jepang Yudai Okimoto yang melaju setelah mengalahkan Jia Heng Jason Teh asal
Singapura dengan skor 21-19. 17-21, 21-13.
Dalam pertandingan tersebut, Jonatan tampil lebih dominan
sejak awal laga. Ia mampu mengontrol tempo permainan melalui variasi serangan,
permainan net yang rapi, serta pertahanan solid saat menghadapi tekanan dari
Leong.
Pada gim pertama, Jonatan mampu menjaga keunggulan selepas
interval hingga menutup gim dengan skor 21-13.
Dominasi berlanjut pada gim kedua ketika Jonatan langsung
membuka jarak poin dan terus menekan hingga memastikan kemenangan 21-8 dalam
waktu 36 menit.
Sedangkan tunggal putri Putri KW yang unggulan ketujuh, di
babak pertama menang atas wakil Uni Emirat Arab Prakriti Bharath dengan skor
21-3, 21-7.
Ia mengakui laga perdana selalu menjadi momen penting untuk
beradaptasi dengan atmosfer pertandingan, termasuk mengembalikan kenyamanan
pukulan dan sentuhan teknik di lapangan.
"Hari ini saya masih coba untuk ngenakin pukulan,
tekniknya juga karena ini pertandingan pertama. Lawan sebenarnya bermain
lumayan ulet juga," kata Putri dalam keterangan resmi PP PBSI setelah
laga.
Menurut Putri, kemenangan pada laga pembuka ini juga tidak
terlepas dari modal kepercayaan diri yang ia bawa dari tur Eropa sebelumnya.
"Hasil di Eropa kemarin jadi modal dan motivasi yang
bagus untuk saya di sini. Dengan banyaknya pemain-pemain top di level ini
pastinya saya ingin bisa tampil sebaik mungkin, targetnya mau dapat
medali," ujarnya.
Secara permainan, Putri mampu mengendalikan pertandingan
sejak awal melalui pola serangan yang konsisten dan minim kesalahan sendiri.
