Perspectives News

Rumah Lapuk Diterjang Angin, Lansia Pergung Mengungsi

 

Rumah semi permanen milik Ni Luh Darni di Banjar Petapan Kelod, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, dilaporkan roboh rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang, Rabu (8/4/2026). (Foto: BPBD Jembrana).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Cuaca ekstrem kembali memakan korban di Kabupaten Jembrana. Sebuah rumah semi permanen milik Ni Luh Darni di Banjar Petapan Kelod, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, dilaporkan roboh rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang, Rabu (8/4/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Arthana Putra, mengungkapkan bahwa faktor usia bangunan yang sudah lapuk menjadi penyebab utama rumah berukuran 3X3 meter tersebut tidak kuat menahan hantaman angin.

"Kondisi bangunan memang sudah lapuk. Begitu angin kencang melanda, struktur rumah langsung gagal dan roboh," ujar Agus saat dikonfirmasi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini, Ni Luh Darni terpaksa mengungsi ke rumah anaknya demi keamanan dan menghindari risiko lanjutan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu III dan Pusdalops BPBD Jembrana langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan darurat. Adapun bantuan yang diserahkan meliputi, peralatan tidur: 2 buah kasur lipat, kebutuhan sandang: 10 potong pakaian dewasa serta peralatan dapur: kompor, regulator, panci, teflon, dan alat masak lainnya, terpal dan paket alat mandi.

Kejadian ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Jembrana. Bupati I Made Kembang Hartawan turun langsung meninjau puing-puing rumah korban didampingi instansi terkait. Selain memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, Bupati tengah mengupayakan solusi jangka panjang bagi korban.

"Untuk bantuan bedah rumah, kami sedang koordinasikan dengan dinas terkait. Kami upayakan agar bantuan bisa segera terealisasi sehingga warga bisa kembali memiliki hunian yang layak," tegas Bupati Kembang di sela-sela peninjauannya.

Pemerintah Kabupaten Jembrana juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. (dik)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama