Perspectives News

Bali United Bertekad "Happy Ending" di Laga Kandang Pamungkas Kontra Bhayangkara

 

Striker Bai United Boris Kopitovic saat berlatih jelang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, Minggu (17/5/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali. (Foto: alex mobu)

GIANYAR, PERSPECTIVESNEWS –Laga Bali United FC melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (17/5/2026) menjadi laga terakhir di kandang sendiri Ricky Fajrin dkk.

Karena itu, sang arsitek Serdadu Tridatu, Johnny Jansen, menginginkan skuadnya meraih poin penuh di laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 itu.

"Kami ingin bermain sepak bola dengan baik seperti laga terakhir melawan Borneo di babak pertama. Kami juga telah mempelajari kekurangan yang terjadi secara detail di laga terakhir itu. Semoga tiga poin kemenangan menjadi milik pendukung dari Bali United kali ini," ungkap pelatih kepala Bali United FC, Johnny Jansen, Sabtu (16/5/2026).

 ia menambahkan pihaknya ingin membuat peluang dan mencetak gol ke gawang lawan saat melawan Bhayangkara dan meraih kemenangan. Mantan pelatih PEC Zwolle ini memiliki harapan agar wasit yang memimpin pertandingan bertindak adil dalam memberikan keputusan.

Hal ini mengingat pertemuan putaran pertama lalu, Bali United dirugikan karena satu pemain mereka, Tim Receveur diusir dari lapangan karena dianggap melakukan pelanggaran.

Sementara itu penyerang Bali United FC, Boris Kopitovic menganalisa permainan dari Bhayangkara. Menurutnya, persiapan singkat yang dijalani tim Bali United bukan penghalang untuk meraih tiga poin kemenangan penting esok sore.

Apalagi sebagai laga kandang pamungkas, Boris ingin memberikan kemenangan untuk Bali United di sisa kompetisi musim ini.

"Besok adalah laga kandang terakhir musim ini di Stadion Dipta, jadi kami ingin berikan 100% untuk meraih kemenangan di hadapan suporter. Saya ucapkan terima kasih kepada dukungan mereka untuk musim ini di saat berjuang bersama dalam momem baik dan buruk," ungkap Boris.

Pemilik nomor punggung 9 ini menilai bila lini serang Bhayangkara cukup membahayakan. Untuk itu segala rencana telah diantisipasi semua lini untuk mengamankan hasil positif di kandang.

"Mereka tim kuat dengan pemain bagus di lini serang. Mereka membuat gol dari set piece dan juga counter attack tetapi kami sudah punya rencana dan kami yakin dengan rencana tersebut. Saya berharap kami bisa sukses meraih tiga poin kemenangan dan membuat semua orang senang," terang Boris. (djo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama