Perspectives News

Banteng Denpasar Juara Liga Kampung Soekarno Cup III Provinsi Bali usai Menang 3-2 Atas Banteng Badung

Selebrasi Banteng Denpasar seusai keluar sebagai juara Liga Kampung Soekarno Cup III Provinsi Bali di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Senin (25/5/2026). (Foto: djo)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Turnamen sepak bola bertajuk Liga Kampung Soekarno Cup III Provinsi Bali di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Senin (25/5/2026) malam berakhir di mana Banteng Denpasar keluar sebagai juara setelah menang tipis 3-2 atas Banteng Badung.

Tiga gol Banteng Denpasar besutan pelatih Anak Agung Ketut Bramastra SH, itu lahir di menit ke-19 oleh I Made Anta Wijaya, I Putu Kenzie Radhitya menit ke-45, dan Yulius Larson Holo menit ke-67.

Sedangkan dua gol Banteng Badung besutan pelatih Gede Eka Milantara diciptakan oleh I Komang Aditya Putra Pratama menit ke-62 dan Kadek Weda Astrawan menit ke-87.

Sebagai juara, Banteng Denpasar berhak atas beasiswa senilai Rp50 juta dan akan mewakili Bali ke turnamen Liga Kampung Soekarno Cup tingkat nasional di Surabaya mendatang. Sedangkan Banteng Badung mendapatkan beasiswa senilai Rp30 juta.

“Karena Banteng Denpasar nanti akan mewakili Bali ke Liga Kampung Soekarno Cup tingkat nasional, boleh apa yang menjadi titik lemah Banteng Denpasar diisi oleh pemain dari kabupaten lain di Bali sepanjang kualitasnya memang lebih bagus,” ujar Ketua Panitia Liga Kampung Soekarno Cup III Provinsi Bali, I Wayan Adi Arnawa.

Adi Arnawa yang juga Bupati Kabupaten Badung ini menambahkan, tim talent scouting sudah disiapkan yang tugasnya mencari pemain terbaik di lini masing-masing, yang bisa saja nanti akan memperkuat Banteng Denpasar ke tingkat nasional.

“Pokoknya Bali harus mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk berlaga di tingkat nasional ini semua karena membawa nama Bali, jadi memang harus yang terbaik yang diturunkan,” ujarnya lagi.

Lebih jauh Adi Arnawa mengatakan, untuk tahun depan, sebaiknya Liga Kampung Soekarno Cup harus dimulai dari tingkat kabupaten dan kota. Artinya, lanjut dia, masing-masing kabupaten dan kota di Bali wajib menggelar Liga Kampung, yang pesertanya dari kecamatan.

“Juara tingkat kabupaten-kota nantinya beradu di tingkat provinsi, begitu seterusnya hingga tingkat nasional,” katanya sembari menambahkan turnamen ini berhadiah total  Rp117 juta.  

 Dikatakan Adi Arnawa, kompetisi ini menjadi ruang penting bagi generasi muda Bali untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam atmosfer pertandingan yang kompetitif dan sportif.

Menurutnya, turnamen ini telah berkembang menjadi wadah pembinaan sepak bola usia muda yang mampu membuka peluang pemain Bali tampil lebih jauh di tingkat nasional.

Liga Kampung Soekarno Cup III Provinsi Bali dihelat sejak 9 Mei 2026 lalu. Kata Adi Arnawa, seluruh pertandingan berlangsung aman dan penuh semangat persaudaraan antarpemain maupun ofisial tim.

Ia menilai antusiasme generasi muda terhadap sepak bola di Bali masih sangat tinggi. Karena itu, ruang-ruang kompetisi seperti Soekarno Cup harus terus dijaga agar menjadi jalur positif bagi anak muda menyalurkan bakat dan energi mereka. (djo)

  

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama