Pembukaan DEF 2026, Rabu (6/5/2026) diikuti 238 sekolah dengan total 12.053 siswa se-Kota Denpasar. (Foto: Ist)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS- Kantor Perwakilan Bank
Indonesia(BI) Provinsi Bali bersinergi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan,
dan Olahraga Kota Denpasar menyelenggarakan Denpasar Education Festival
(DEF) Tahun 2026.
Rangkaian kegiatan
DEF ini berlangsung mulai tanggal 6 Mei 2026 dengan puncaknya pada 7 Mei 2026
yang merupakan bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Pada
kegiatan DEF ini juga dikolaborasikan dengan penguatan implementasi Cinta,
Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di lingkungan pendidikan
secara terstruktur, inovatif, dan berkelanjutan.
Rangkaian pembukaan DEF 2026 pada
tanggal 6 Mei 2026 diawali dengan pencatatan Rekor MURI “Yoga Asana dengan
Formasi CBP” yang diikuti oleh 238 sekolah dengan total 12.053 siswa se-Kota
Denpasar. Pelaksanaan yoga dilakukan secara serentak di masing-masing
sekolah dan dipusatkan di Lapangan Taman Kota Lumintang.
Kegiatan
tersebut menjadi simbol integrasi antara pendidikan karakter, kesehatan
mental, budaya lokal Bali, serta penguatan nilai Cinta, Bangga, dan Paham
Rupiah kepada generasi muda di Kota Denpasar.
Pada kesempatan tersebut, Kepala
Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar, Drs. Anak Agung
Gede Wiratama, M.Ag., menyerahkan Surat Edaran Nomor 400.3/9113/Disdikpora
tentang Implementasi Program Sekolah Rintisan CBP Rupiah di Kota Denpasar
kepada Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto.
Penyerahan
surat edaran menjadi tonggak sejarah implementasi Program CBP Rupiah
pertama di Indonesia dalam kurikulum satuan pendidikan dasar dan menengah
di Kota Denpasar.
Sekolah Rintisan CBP Rupiah akan
memperkuat materi intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya
sekolah secara berkelanjutan dalam seluruh ekosistem pendidikan. Puncak
acara DEF 2026 diselenggarakan pada tanggal 7 Mei 2026 dan dihadiri oleh
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia,
Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi
Bali, Achris Sarwani, Wali Kota Denpasar, Gusti Ngurah Jayanegara, dan
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa beserta seluruh Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar.
Kehadiran
Menteri Mendikdasmen beserta Kepala Daerah, serta jajaran forkopimda Kota
Denpasar menunjukkan tingginya komitmen bersama dalam mendukung
transformasi pendidikan dan penguatan literasi Cinta, Bangga, dan Paham
Rupiah di Kota Denpasar pada khususnya dan di Provinsi Bali pada
umumnya.
Pada sambutannya, Kepala
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, menyampaikan
bahwa Bank Indonesia terus mendorong kampanye CBP Rupiah kepada masyarakat
luas, termasuk di tingkat pendidikan dasar dan menengah, melalui sinergi bersama
Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar.
Menurutnya,
CBP Rupiah tidak hanya berbicara mengenai uang, tetapi juga
merupakan gerakan membangun karakter bangsa dan literasi ekonomi generasi
muda.
Achris Sarwani juga menyampaikan
bahwa terdapat dua capaian penting DEF 2026 yang layak dicatat dalam Rekor
Dunia MURI. Pertama, “Sekolah Rintisan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah Pertama
di Indonesia” yang melibatkan 17 sekolah di Kota Denpasar, terdiri dari 8
SD, 8 SMP, dan 1 sekolah internasional jenjang SD sebagai role model
implementasi CBP Rupiah secara menyeluruh melalui intrakurikuler,
kokurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya sekolah. Kedua, “Gebyar Yoga Asana
dengan Formasi CBP” yang melibatkan 238 sekolah dan 12.053 pelajar serta
mahasiswa sebagai inovasi kampanye nasional CBP Rupiah yang
mengintegrasikan budaya lokal Bali, kesehatan mental, dan penguatan
karakter generasi muda.
Lebih lanjut, Achris Sarwani
menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI
melalui Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar) atas dukungan pengembangan
bahan ajar CBP Rupiah tingkat SD dan SMP sejak tahun 2024 di Kota
Denpasar.
Penyusunan
bahan ajar tersebut dilakukan bersama tenaga pendidik di Kota Denpasar dan
diperkuat dengan translasi huruf braille bagi siswa berkebutuhan khusus
sebagai wujud dukungan pendidikan yang inklusif di seluruh lapisan
masyarakat.
“Kami mengajak seluruh lapisan
masyarakat untuk terus mencintai Rupiah sebagai wujud kecintaan
kepada negara, bangga terhadap Rupiah sebagai bentuk menjaga kedaulatan
bangsa, dan memahami fungsi Rupiah dalam menjaga stabilitas perekonomian
nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Achris Sarwani.
Selanjutnya, Menteri Pendidikan
Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyampaikan bahwa
penyelenggaraan DEF 2026 sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun
kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pendidikan karakter dan
kepedulian lingkungan. Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi
atas konsistensi Pemerintah Kota Denpasar dalam menghadirkan festival
pendidikan yang inovatif dan berdampak luas bagi masyarakat.
“Saya merasa sangat
berbahagia dan menyampaikan apresiasi kepada selruh pihak yang terlibat
atas penyelenggaraan Denpasar Education
Festival Tahun 2026. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi
ruang untuk membangun karakter, kreativitas, kepedulian lingkungan, dan
kesadaran kebangsaan secara bersamaan,” ujar Abdul Mu’ti.
Selain pencatatan Rekor MURI, DEF
2026 juga menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan edukasi yang mendorong
inovasi dan kreativitas, antara lain CBP Championship yang meliputi BI STAR
(Bank Indonesia Smart Tournament Academy Rupiah), lomba menggambar bertema
CBP Rupiah, lomba mendongeng, serta Festival Karya CBP Rupiah yang
menampilkan hasil karya siswa dari Sekolah Rintisan CBP Rupiah.
Melalui kegiatan tersebut,
akan meningkatkan kemampuan inovasi, kepemimpinan, serta kemampuan
berpikir kritis para siswa dalam menerjemahkan nilai-nilai CBP Rupiah
secara aplikatif dan kontekstual di dalam kehidupan sehari-hari.
Secara
keseluruhan, Denpasar Education Festival Tahun 2026 diharapkan tidak hanya
menjadi kegiatan tahunan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan
Nasional, namun juga menjadi milestone strategis dalam membangun ekosistem
pendidikan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan,
sekaligus memperkuat positioning Bali sebagai centre of excellence
implementasi Program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di Indonesia. (lan)
